Serapan APBD Minim, Bupati Pelalawan, HM Harris Tuding Karena Banyak Proyek Gagal Lelang

Minimnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 hingga Bulan November ini menjadi sorotan bagi Bupati Pelalawan, HM Harris

Serapan APBD Minim, Bupati Pelalawan, HM Harris Tuding Karena Banyak Proyek Gagal Lelang
Tribun Pekanbaru
Bupati Pelalawan_Riau_HM Harris 

Serapan APBD Minim, Bupati Pelalawan, HM Harris Tuding Karena Banyak Proyek Gagal Lelang

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Minimnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 hingga Bulan November ini menjadi sorotan bagi Bupati Pelalawan, HM Harris

Bupati Harris menilai salah satu faktor penyebab lambannya serapan anggaran menjelang akhir tahun ini yakni banyaknya proyek pembangunan yang gagal tender.

Proyek konstruksi maupun pengadaan yang batal dilelang lantaran berbagai persoalan menyebabkan anggaran tidak terserap lagi. Kemudian anggaran yang diperuntukkan sebelumnya akhirnya kembali ke kas daerah.

"Memang sekarang 51 persen data terakhir serapan anggaran. Ini harus dikejar OPD-OPD. Adanya gagal lelang kemarin jadi penyebabnya," tutur Harris kepada tribunpelalawan.com, Senin (18/11/2019).

Harris menyatakan, akan mencari titik persoalan terkait polemik gagal lelang, antara Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) dengan dinas-dinas terkait yang memiliki proyek besar.

Agar tidak terulang lagi gagal tender terhadap proyek-proyek strategis yang telah diprogramkan jauh-jauh hari.

Bupati Pelalawan dua priode ini memprediksi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun ini diperkirakan akan membengkak dari sebelumnya. Namun program yang batal dilaksanakan 2019 akan dimasukan lagi ke 2020 mendatang.

"Silpa bisa jadi naik. Ini yang harus kita antisipasi kedepan," tandasnya.

Hingga pekan kedua Bulan November lalu BPBJ Pelalawan telah melelang 104 paket proyek berasal dari jumlah kegiatan yang tertera dalam Rencana Umum Pengadaan Sementara (RUPS) ada 150 paket proyek yang mesti ditenderkan.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved