Berita Riau

Anak Sembilan Tahun di Rohul Riau Penuh Luka di Sekujur Tubuh,Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri

Kepada Ketua RT setempat, A mengaku luka tersebut akibat dipukuli dan dianiaya oleh ayah tirinya AL hampir setiap hari.

Anak Sembilan Tahun di Rohul Riau Penuh Luka di Sekujur Tubuh,Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri
Istimewa
AL, ayah tiri yang diduga melakukan penganiayaan terhadap bocah berusia 9 tahun berinisial A di Rohul, Riau. 

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Sekujur tubuh anak lelaki yang berusia 9 tahun di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau dipenuhi luka. Diduga bocah itu menjadi korban kekerasan yang dilakukan AL (37), ayah tirinya.

Kejadian bermula, ketika pada Minggu (17/11/2019) seorang lelaki berinisial RH melapor ke Polsek Rokan IV Koto, Kabupaten Rohul terkait aksi penganiayaan dilakukan oleh AL terhadap anak tirinya tersebut.

Bukan tanpa alasan, sehari sebelumnya RH kedatangan seorang warga berinisial AP membawa seorang anak laki-laki bernama A yang dipenuhi luka baik luka lama maupun baru.

Kepada Ketua RT setempat, A mengaku luka tersebut akibat dipukuli dan dianiaya oleh ayah tirinya AL hampir setiap hari.

Dari hal tersebut, Ketua RT memanggil RH yang kemudian diminta untuk membawa korban ke Polsek Rokan IV Koto untuk melapor.

Laporan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Rohul melalui Paur Humas Ipda Feri Fadli.

"Memang benar, ada laporan dari warga yang membawa korban penganiayaan seorang anak laki-laki. Dalam pengakuannya, korban dipukuli dan disiksa oleh ayah tirinya," ujar Feri.

Dilanjutkannya, laporan tersebut tak membutuhkan waktu lama dari pihak kepolisian untuk ditanggapi. Sekira pukul 19.00 di hari yang sama dengan laporan masuk tersebut, petugas langsung melakukan pemanggilan terhadap AL untuk datang ke Polsek Rokan IV Koto.

"Ketika ditanyai oleh petugas, pelaku mengakui jika dia melakukan penganiayaan terhadap korban," paparnya.

"Atas pengakuan tersebut, pelaku langsung ditangkap dan diperiksa lebih lanjut secara aturan hukum yang berlaku," tambah Ipda Feri Fadhli.

Saat ini, pelaku tengah berada di Mapolres Rokan Hulu guna meningkatkan proses perkara penganiayaan mengandung KDRT tersebut. (Tribunpekanbaru.com/syahrul ramadhan)

Penulis: Syahrul
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved