Kasus Korupsi SKGR

Dalih Sebagai Pinjaman, Lurah Kerinci Timur Diduga Terima Hasil Kasus Korupsi SKGR Desa Sering Riau

EA ditetap tetap tersangka oleh penyidik Tipikor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan Riau, kasus korupsi SKGR.

Dalih Sebagai Pinjaman, Lurah Kerinci Timur Diduga Terima Hasil Kasus Korupsi SKGR Desa Sering Riau
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Lurah di Riau Terlibat Kasus Korupsi SKGR 
Dalih Sebagai Pinjaman, Lurah Kerinci Timur Diduga Terima Hasil Kasus Korupsi SKGR Desa Sering Riau
TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Lurah Kerinci Timur berinisial EA ditetapkan sebagai tersangka pemerasan dalam jabatan dan gratifikasi pengurusan, atau kasus korupsi SKGR di Desa Sering Kecamatan Pelalawan pada tahun 2014 silam.
EA ditetap tetap tersangka oleh penyidik Tipikor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan Riau pekan lalu.
EA telah diperiksa dengan kapasitasnya sebagai tersangka pada Rabu (20/11/2019) lalu. 
Saat dikonfirmasi Lurah Kerinci Timur, EA, mengakui jika dirinya telah menjadi tersangka dalam perkara rasuah yang menjerat mantan Kepala Desa (Kades) Sering M Yunus itu.
Dirinya telah dipangil dan dimintai keterangan setelah statusnya ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka.
"Yang ada saya meminjam uang sebesar Rp 25 juta dengan dia (Yunus) untuk keperluan anak saya nikah. Itu sudah dijelaskan semua dalam BAP," terang EA.
Pinjaman itulah yang ditampiknya sebagai uang hasil dari praktik korupsi yang dijalankan mantan Kades Sering Yunus.
Sebab sangat jelas uang itu sebagai pinjaman dan tertuang dalam pemeriksaan.
Hal itu juga diamini terdakwa Yunus saat menjalani persidangan di pengadilan Tipikor Pekanbaru pekan lalu.
Ketika bersaksi di persidangan kesaksiaan EA dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dicocokan majelis hakim dengan keterangan terdakwa Yunus.
Disimpulkannya tidak ada dugaan aliran uang ke dirinya, tapi hanya pinjaman uang saja.
"Tetapi saya tetap menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Nanti akan dibuktikan dengan alat bukti yang ada," tandasnya. 
Ia legowo menunggun proses pemberkasan kasusnya di Satreskrim Polres Pelalawan untuk dilimpahkan ke Kejari Pelalawan hingga nantinya disidangkan. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)
 
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved