Berita Riau

Intensitas Hujan di Pelalawan Riau Tinggi, Debit Air Sungai Masih di Bawah Normal

Meski hujan semakin intens di Pelalawan Riau, debit air sungai yang ada di Pelalawan malah masih berada di bawah normal.

Intensitas Hujan di Pelalawan Riau Tinggi, Debit Air Sungai Masih di Bawah Normal
TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Pengendara sepeda motor melintas di jalan sekitar perkantoran Bhakti Praja Pelalawan, Pangkalan Kerinci yang tergenang air setelah diguyur hujan deras. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau semakin intens hingga akhir November ini.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terkadang disertai petir dan angin kencang maupun badai. Kondisi ini menandakan cuaca telah memasuki musim hujan akan berlangsung sampai Januari 2020.

Meski hujan semakin intens, debit air sungai yang ada di Pelalawan malah masih berada di bawah normal.

Seperti Sungai Kampar, Sungai Nilo, dan sungai-sungai besar lainnya. Hal itu terlihat dari alat pengukur ketinggian air yang ada di jembatan penyeberangan ponton di Kecamatan Langgam.

"Saat ini air malah di bawah normal, walaupun sudah musim hujan. Bahkan satu meter di bawah ketinggian yang normal," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, Kamis (21/11/2019).

Dituturkannya, ketinggian air sungai yang belum menunjukkan kenaikan lantaran hujan yang turun belum merata, baik di Pelalawan maupun kabupaten tetangga yang terhubung sungai.

Alhasil air hujan yang masuk ke sungai tidak berpengaruh besar dan bisa ditampung dengan kapasitas yang ada.

Hadi mencontohkan, biasanya setiap tahun sungai perta meluap yakni Sungai Nilo yang ada di Kecamatan Ukui, hingga merendam sebagaian Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam.

Tapi sampai kini kedua desa itu masih aman dari genangan air. Pasalnya hujan di bagian hulu Sungai Nilo yang terletak di Indragiri Hulu (Inhu) belum intens.

"Demikian juga dengan Sungai Kampar. Di bagian hulu di Kampar masih aman, makanya buangan air ke kita belum banyak," ujarnya.

Hadi Penandio memastikan hingga kini belum ada daerah di bantaran sungai yang terkena banjir. Semua lokasi yang menjadi langganan genangan air masih dalam kondisi aman. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved