Siak

STORY - Unik, Berpakaian Pengantin Calon Penghulu Kampung di Riau Bersanding dengan Istri di TPS

Prosesi pemilihan penghulu (Pilpeng) kampung di Kabupaten Siak, Rabu (20/11/2019) tidak berbeda dari Pilpres atau Pemilu Kada.

STORY - Unik, Berpakaian Pengantin Calon Penghulu Kampung di Riau Bersanding dengan Istri di TPS
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Kandidat Penghulu Kampung Sukamulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak memakai pakaian adat bersama istri masing-masing pada hari pemilihan penghulu, Rabu (20/11/2019). 

STORY - Unik, Berpakaian Pengantin Calon Penghulu Kampung di Riau Bersanding dengan Istri di TPS 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Prosesi pemilihan penghulu (Pilpeng) kampung di Kabupaten Siak, Rabu (20/11/2019) tidak berbeda dari Pilpres atau Pemilu Kada.

Bahkan, beberapa kampung mengemas tempat pemungutan suara (TPS) secara unik dan lebih meriah.

Seperti di Kampung Sukamulya, Kecamatan Dayun, para kandidat bersanding dengan istri masing-masing dengan memakai pakaian pengantin. Dari 5 kandidat, 4 memakai pakaian pengantin adat Jawa dan Melayu, 1 kandidat memakai pakaian hitam putih dan baju kurung.

Kelima kandidat bersanding di TPS dari awal pendaftaran sampai proses penghitungan suara selesai. Masuk ke TPS yang berada di lapangan bola kaki Sukamulya itu seperti memasuki tempat pesta pernikahan.

Sebab, setelah mengisi buku tamu untuk pendaftaran pemilih, warga menyalami ke lima pasangan pengantin terlebih dahulu sebelum masuk ke bilik suara.

Tidak sedikit pula warga pemilih di kampung itu memotret para kandidat yang lagi bersanding itu. Bahkan, ada yang berswafoto. Susananya penuh gelak tawa dan masing-masing kandidat juga tampak akrab.

"Baru kali ini ada pemandangan unik dalam Pemilu. Saya kira di Siak hanya di kampung kami ini saja yang mencoba cara berbeda dan berkesan," kata Agus, warga setempat seusai mencoblos.

Menurut dia, pihak panitia pemungutan suara di kampung itu sangat kreatif. Ia meminta agar setiap ada suksesi pemilihan umum, panitia mempertahankan keunikan yang telah dibuat.

"Biar setiap pemilu tingkat apapun, kampung kita ini jadi perhatian. Maklum, kampung kita ini kan paling ujung di Dayun, jadi memang harus banyak terobosan agar mendapat perhatian media," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved