Indragiri Hulu

Waspada Demam Berdarah, Jumlah Penderita di Inhu Meningkat, Dinkes Minta Warga Terapkan PHBS

Pasien penderita Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) meningkat selama bulan November 2019 ini.

Waspada Demam Berdarah, Jumlah Penderita di Inhu Meningkat, Dinkes Minta Warga Terapkan PHBS
Istimewa
Petugas kesehatan membagikan kelambu bagi warga yang menderita DBD. 

Waspada Demam Berdarah, Jumlah Penderita di Inhu Meningkat, Dinkes Minta Warga Terapkan PHBS

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Pasien penderita Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) meningkat selama bulan November 2019 ini.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu juga sudah menerapkan sejumlah langkah-langkah penanganan.

Kepala Dinkes Inhu, Elis Julinarti menjelaskan meski ada peningkatan jumlah pasien namun DBD di Inhu belum masuk kategori wabah.

Berdasarkan data dari Dinkes Inhu, jumlah penderita DBD di Puskesmas Pekan Heran terjadi peningkatan bila dibandingkan antara bulan Oktober 2019 dan bulan November 2019.

Pada Oktober 2019 jumlah penderita DBD di Puskesmas Pekan Heran sebanyak enam pasien.

Sementara pada Bulan November 2019 ini, jumlah penderita DBD meningkat hampir tiga kali lipat, yakni 17 pasien.

Untuk Kelurahan Pematang Reba, jumlah penderita DBD yang tercatat sebanyak satu pasien, di Desa Danau Baru sebanyak empat pasien, di Desa Sungai Dawu sebanyak dua orang, Desa Pekan Heran sebanyak satu pasien, Desa Sungai Baung sebanyak satu pasien, dan Desa Tanah Datar sebanyak delapan pasien.

Untuk penanganan, Dinkes Inhu sudah melakukan sejumlah langkah-langkah diantaranya pembagian bubuk abate dan pembagian kelambu bagi warga yang menderita DBD.

Selain itu, Dinkes Inhu melalui Puskesmas Pekan Heran sudah melakukan foging di sejumlah daerah yang terdapat warga yang terserang DBD.

"Bahkan tim kesehatan kita langsung turun ke lokasi apabila ada laporan warga yang mengalami demam, untuk mengecek dan memastikan penyebab demamnya," kata Elis.

Terkait kondisi saat ini, Dinkes Inhu juga mengimbau warga agar menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Oleh karena itu, Dinkes mengimbau warga melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan dari sarang nyamuk. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved