Breaking News:

Gubri Serahkan DIPA dan Dana Desa. Alokasi DBH untuk Riau Turun 30 Persen

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar secara resmi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2020 Jumat (22/11/2019).

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Hendra Efivanias
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Gubri Serahkan DIPA dan Dana Desa. Alokasi DBH untuk Riau Turun 30 Persen

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar secara resmi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran ( DIPA) Tahun 2020 kepada Sekretaris Daerah Provinsi Riau dan seluruh bupati dan wali kota, Jumat (22/11/2019).

Penyerahan dana transfer dan dana desa ini dilakukan di Gedung Daerah Provinsi Riau.

Selain kepada bupati dan walikota, Gubri juga menyerahkan DIPA APBN Tahun 2020 kepada Pimpinan 10 satuan kerja anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Di antaranya Polda Riau, Korem 031/Wirabima DAM-I/BB, Pangkalan TNI-AU (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pangkalan TNI-AL (Lanal) Dumai, Kejaksaan Tinggi Riau dan Pengadilan Tinggi Pekanbaru.

Kemudian, kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Universitas Negeri di Riau, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau, dan Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Riau.

Total DIPA alokasi dana transfer ke Riau tahun 2020 mengalami penurunan 6,6 persen dibandingkan alokasi tahun 2019.

Oknum Anggota Satpol PP di Riau, Masuk Target Operasi Polisi, Ditangkap Saat Berduaan di Rusun

Yaitu dari Rp26,97 triliun turun menjadi Rp25,20 triliun untuk tahun 2020.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau, Bakhtaruddin merincikan total alokasi dana transfer terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH) Rp8,38 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Rp3,28 triliun, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp9,47 triliun, Dana Insentif Daerah (DID) Rp428,01 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp2,15 triliun dan Dana Desa Rp1,47 triliun.

"Jadi jenis transfer yang mengalami kenaikan adalah DAU sebesar 5,42 persen, DAK Fisik 10,42 persen, DID 74,85 persen dan Dana Desa 2,34 persen," kata Bakhtaruddin.

2 Pemodal dan 2 Sopir Truk Pengangkut Kayu Ilegal Diringkus Polda Riau

Sementara transfer yang mengalami penurunan adalah DBH sebesar 23,66 persen dan DAK Nonfisik 2,30 persen.

"Penurunan alokasi DBH yang signifikan tersebut di antaranya disebabkan karena adanya kebijakan pengendalian alokasi DBH di tahun 2020. Sehingga berpengaruh pada besaran alokasi DBH terutama DBH Sumber Daya Alam yang mengalami penurunan sebesar 30,0 persen dibanding alokasi tahun 2019," ungkapnya.

Bakhtaruddin mengatakan, dengan diserahkannya dana APBN ini pemerintah diminta untuk menjalankan beberapa kebijakan pokok.

Di antaranya untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan daya saing untuk kegiatan vokasi dan Litbang, serta industri padat karya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved