Pekanbaru

Mediasi Kasus Bully dan Penganiayaan Siswa SMP di Pekanbaru Tak Ada Titik Temu, Proses Hukum Lanjut

Pihak pelapor (korban dan keluarga), terlapor (terduga pelaku dan keluarga), Balai Pemasyarakatan (Bapas) Anak, serta pihak sekolah telah dipertemukan

Mediasi Kasus Bully dan Penganiayaan Siswa SMP di Pekanbaru Tak Ada Titik Temu, Proses Hukum Lanjut
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Kak Seto saat berbincang langsung dengan MFA, siswa SMPN 38 Pekanbaru yang jadi korban bully dan penganiayaan teman sekelas, Selasa (12/11/2019). 

Mediasi Kasus Bully dan Penganiayaan Siswa SMP di Pekanbaru Tak Ada Titik Temu, Proses Hukum Lanjut

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Proses mediasi yang diinisiasi oleh pihak kepolisian terkait kasus dugaan bullying dan penganiayaan siswa SMPN 38 Pekanbaru, tak menemui kata sepakat.

Alhasil, kasus ini pun proses hukumnya akan terus berlanjut hingga ke persidangan.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin Syam, Jumat (22/11/2019).

Dia menuturkan, mediasi dilakukan pada Kamis kemarin.

Dengan mempertemukan pihak pelapor (korban dan keluarga), terlapor (terduga pelaku dan keluarga), Balai Pemasyarakatan (Bapas) Anak, serta pihak sekolah.

"Sudah kami coba mediasi, ternyata tidak ada titik temu. Jadi kita luruskan saja, normatif saja. Akan berlanjut sampai proses pengadilan," katanya.

Siswa SMP di Pekanbaru Jadi Korban Bully, Kak Seto: Kami Sesalkan Pembiaran Pihak Sekolah

Awal menyatakan, lantaran korban dan pelakunya masih sama-sama anak dibawah umur, maka pihaknya mencoba terlebih dahulu untuk memediasi kedua belah pihak.

"Karena korban anak-anak, pelaku juga anak-anak. Maka kita coba mediasi, namanya usaha kan. Ternyata tidak ada titik terang," paparnya.

Anggota DPR RI Achmad didampingi Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau mengunjungi anak korban bully di Pekanbaru Minggu (10/11).
Anggota DPR RI Achmad didampingi Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau mengunjungi anak korban bully di Pekanbaru Minggu (10/11). (TribunPekanbaru/Nasuha)

Disinggung soal status para terduga pelaku, apakah sudah ditetapkan tersangka, Awal memaparkan pihaknya masih akan melakukan gelar perkara lanjutan.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved