Arumi Satu-satunya Atlet Tarung Derajat Riau yang Berhasil Lolos ke PON Papua Tahun Depan

Target tarung drajat Riau meloloskan banyak atlet ke PON Papua tahun depan gagal direalisasikan. Hanya satu atlet yang berhasil meraih tiket ke PON.

Arumi Satu-satunya Atlet Tarung Derajat Riau yang Berhasil Lolos ke PON Papua Tahun Depan
Tribun/Syaf
Pertandingan tarung drajat

tribunpekanbaru.com - Cabor tarung drajat Riau gagal meloloskan banyak atlet ke PON Papua tahun depan. Dalam pertandingan Pra PON yang berakhir Minggu (24/11) di Bandung, tarung drajat Riau hanya bisa meraih tiket PON untuk satu atlet putri yaitu Arumi Sintiara, yang tampil di nomor tarung kelas 50,1-54 Kg.

Sekum Keluarga Olahraga Tarung Drajat Riau (Kodrat) Riau, Subiantoro, mengatakan Arumi Sintiara dapat tiket ke PON Papua setelah mendapat peringkat 5 di kelasnya.

"Kalau medali memang nggak dapat. Atlet putri kita, Arumi masuk tiket (PON) dari perebutan 5 besar. Karena dia juara 5," kata Subiantoro kepada Tribun, Senin (25/11).

Dijelaskan, sejak babak penyisihan pertama, para atlet sudah berhasil menang dan lolos ke babak berikutnya. Namun mereka kalah di babak delapan besar. Kondisi ini terjadi karena persaingan sangat ketat. Apalagi di kelas putra, persaingan untuk mendapatkan poin serba ketat.

"Atlet hanya sampai di babak perdelapan final. Mereka sudah all out. Perjuangan kami juga sudah maksimal," tuturnya.

Awalnya, Kodrat Riau memancang target meloloskan banyak atlet ke PON Papua 2020. Namun ternyata target itu tidak bisa dicapai. "Saya mewakili tim menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Riau, karena belum sesuai ekspektasi banyak kalangan," katanya.

Pada Pra PON ini tarung drajat Riau mengirim 9 atlet putra-putri. Dengan jumlah ini, Riau tidak tampil di semua kelas yang ditandingkan yakni 15 kelas.

Sebelum tampil di Pra PON, tarung drajat Riau menggelar TC Berjalan. Namun sebelum ke Bandung, tim tidak pernah melakukan uji coba ke luar daerah Riau. Praktis tim hanya melakukan uji coba sesama atlet tarung di Riau saja. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved