Minta Korban Buka Baju, Pelaku Pencurian Bawa Kabur Dua Kotak Celana Dalam Milik Suami Korban

Seorang pelaku terduga pelaku pencurian di Dumai diciduk polisi. Dia sempat hendak mencabuli korban, namun gagal setelah korban berteriak.

Minta Korban Buka Baju, Pelaku Pencurian Bawa Kabur Dua Kotak Celana Dalam Milik Suami Korban
Polsek Dumai Timur
SA, tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan di Dumai. 

tribunpekanbaru.com - Pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Kota Dumai. Kali ini dialami salah seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, pada Kamis (21/11) lalu.

Korban berinisial IN (30) harus mengalami pengalaman pahit saat aksi pencurian yang dilakukan SA, yang merupakan tetangganya sendiri. Pengalaman pahit, karena selain menggondol barang berharga korban, terduga pelaku juga sempat hendak berbuat asusila dengan meminta korban membuka bajunya.

Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudhistira dikonfirmasi melalui Kapolsek Dumai Timur, Kompol Bustanuddin didampingi Kanit Reskrim Polsek Dumai Timur, Iptu Sahudi mengungkapkan, pelaku berhasil diamankan setelah polisi mendapat laporan dari korban.

"Pelaku kita amankan di Pekanbaru, tepatnya di dalam bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dengan tujuan Jambi, pada Sabtu 23 November 2019 lalu. Diduga kuat pelaku ingin melarikan diri," kata Iptu Sahudi, Senin (25/11).

Dia menerangkan, aksi pencurian dengan kekerasan itu dilakukan pelaku pada malam hari, saat korban sedang seorang diri di dalam rumah.

Saat itu, aksi pelaku diketahui oleh korban ketika melihat lampu di bagian dapurnya mati. Korban lalu memeriksa ke dapur, namun setibanya di dapur korban melihat pintu kamar mandi bergerak dengan sendirinya.

"Merasa curiga, korban pun mengecek ke kamar mandi. Secara tiba-tiba pelaku keluar dari kamar mandi dengan menggunakan tutup muka atau sebo, lalu menyergap dan menyeret ke arah ranjang tempat tidur. Pelaku meminta agar korban menyerahkan seluruh uang," terang Sahudi.

Namun korban mengatakan tidak memiliki uang. Dan selanjutnya, pelaku meminta agar korban yang merupakan tetangganya itu membuka bajunya.

"Atas permintaan cabul pelaku, korban menolak dan menjerit minta tolong. Merasa terancam, pelaku lalu menganiaya korban dengan menggigit bagian wajah yang mengakibatkan luka memar berdarah di bagian pipi sebelah kanan dan kiri korban," sebutnya.

Bukan hanya itu, pelaku juga mengikat mulut, kaki, dan tangan korban menggunakan kain. Selanjutnya pelaku melarikan diri dari pintu belakang rumah korban, dengan membawa uang tunai milik korban sebesar Rp135 ribu serta dua kotak celana dalam yang masih baru milik suami korban.

"Korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Dumai Timur," tambahnya.

Tidak butuh waktu lama, menurut Sahudi, terduga pelaku diciduk pada Sabtu (23/11) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Unit Reskrim Polsek Dumai Timur saat itu menerima informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di angkutan umum bus ALS tujuan Jambi.

"Atas informasi itu, Unit Reskrim Polsek Dumai Timur melakukan pengejaran dibantu angota Polda Riau. Akhirnya pelaku SA berhasil kita tangkap, selanjutnya dibawa ke Polsek Dumai Timur untuk proses lebih lanjut," ujarnya. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved