Penghujung Tahun, Realisssi PAD Dishub Kuansing Riau Masih Rendah Bahkan Ada yang 5 Persen

Penghasilan Asli Daerah (PAD) Pemkab Kuansing dari Dinas Perhubungan (Dishub) masih sangat rendah. Padahal saat ini sudah dienghujung tahun.

Penghujung Tahun, Realisssi PAD Dishub Kuansing Riau Masih Rendah Bahkan Ada yang 5 Persen
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Realisssi PAD Dishub Kuansing Riau Masih Rendah Bahkan Ada Realisasi 5 Persen 

Penghujung Tahun, Realisssi PAD Dishub Kuansing Riau Masih Rendah Bahkan Ada yang 5 Persen

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Penghasilan Asli Daerah (PAD) Pemkab Kuansing dari Dinas Perhubungan (Dishub) masih sangat rendah. Padahal saat ini sudah dienghujung tahun.

Kondisi miris realisasi PAD dari Dishub Kuansing ini terjadi di semua sektor. Ada tiga sektor sumber PAD dari Dishub yakni retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR), retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum dan retribusi terminal.

Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuansing hingga November ini, dari sektor retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, realisasi PAD sebesar 23,80 persen atau Rp 36,7 juta.

Sejatinya, dari sektor retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum ditargetkan harus mendapatkan Rp 160 juta masuk ke kas daerah. Artinya ada kekurangan Rp 114 juta lebih.

Realisasi PAD dari sektor retribusi terminal lebih miris. Hingga November, realisasi PAD hanya 8,43 persen atau Rp 16,8 juta.

Sejatinya, di sektor retribusi terminal, target PAD sebanyak Rp 200 juta. Artinya kekurangan sebesar Rp 183 juta.

Paling miris realisasi PAD terjadi di sektor retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR). Hingga November 2019, realisasi PAD dari KIR ini sangat rendah sekali. Yakni masih 5,15 persen dan bila dinominalkan, realisasi PAD dari sektor KIR ini hanya Rp 36 juta lebih.

Target Dishub Kuansing di sektor KIR tahun ini sebanyak Rp 700 juta. Artinya kekurangan untuk mencapai target tersebut sekitar Rp 884 juta atau 95 persen dari target.

Bila ditotal, PAD dari Dishub Kuansing ditargetkan Rp 1 miliar lebih. Namum realisasi masih Rp 88 juta. Bila dipersentasekan, maka realisasinya masih 8,8 persen.

Halaman
12
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved