Breaking News:

Berita Riau

Target Rp 1 Miliar Realisasi Rp 88 Juta, Penerimaan PAD Dishub Kuansing Riau Rendah Hanya 8,8 Persen

Realisasi PAD yang rendah dari Dishub Kuansing ini terjadi di tiga sektor sumber PAD di dinas tersebut.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Nurul Qomariah
Grafis Tribun Pekanbaru/Didik Ahmadi
ILUSTRASI PAD 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Dari target Rp 1 miliar, realisasi PAD Dinas Perhubungan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau hanya Rp 88 juta, atau jika dipersentase 8,8 persen. Padahal saat ini sudah di penghujung tahun.

Realisasi PAD yang rendah dari Dishub Kuansing ini terjadi di semua sektor. Ada tiga sektor sumber PAD dari Dishub yakni retribusi pengujian kendaraan bermotor (KIR), retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum dan retribusi terminal.

Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuansing hingga November 2019, dari sektor retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, realisasi PAD sebesar 23,80 persen atau Rp 36,7 juta.

Sejatinya, dari sektor retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum ditargetkan harus mendapatkan Rp 160 juta masuk ke kas daerah. Artinya ada kekurangan Rp 114 juta lebih.

Realisasi PAD dari sektor retribusi terminal lebih miris. Hingga November, realisasi PAD hanya 8,43 persen atau Rp 16,8 juta. Sejatinya, di sektor retribusi terminal, target PAD sebanyak Rp 200 juta. Artinya kekurangan sebesar Rp 183 juta.

Paling miris realisasi PAD terjadi di sektor retribusi KIR. Hingga November 2019, realisasi PAD dari KIR ini sangat rendah sekali.

Yakni masih 5,15 persen dan bila dinominalkan, realisasi PAD dari sektor KIR ini hanya Rp 36 juta lebih.

Target Dishub Kuansing di sektor KIR tahun ini sebanyak Rp 700 juta. Artinya kekurangan untuk mencapai target tersebut sekitar Rp 884 juta atau 95 persen dari target.
Bila ditotal, PAD dari Dishub Kuansing ditargetkan Rp 1 miliar lebih. Namun realisasi masih Rp 88 juta. Bila dipersentasekan, maka realisasinya masih 8,8 persen.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing Asmari mengakui hingga November ini, realisasi PAD dari Dishub masih sangat rendah.

Terkait rendahnya realisasi PAD dari retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, Asmari mengatakan penyebabnya karena pengelola parkir yang lama meninggal, sehingga pihaknya kehilangan informasi tentang potensi parkir.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved