Breaking News:

Nelayan Lampung Timur Berharap Tangkapan Kepiting Rajungan Melimpah pada Januari Nanti

Saat ini tangkapan belum seberapa, karena dinilai baru masuk awal musim. Puncak musim kepiting rajungan diprediksi Januari mendatang.

internet
Kepiting rajungan 

tribunpekanbaru.com - Sejumlah nelayan di Kabupaten Lampung Timur, menyebutkan hasil tangkapan kepiting rajungan di perairan Teluk Lampung saat ini belum banyak, meski saat ini sudah memasuki musim angin barat.

"Sekarang memang musim angin barat atau musim melimpahnya hasil tangkapan ikan, termasuk rajungan. Tetapi sepanjang November ini, hasil tangkapan nelayan masih belum banyak," kata Parmono, salah seorang nelayan saat ditemui di wilayah pesisir pantai Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur, Selasa (26/11).

Ia menyebutkan, saat ini hasil tangkapan nelayan sekali melaut umumnya hanya sekitar 7 kg. "Mungkin karena awal musim, sehingga hasil tangkapan rajungan masih sedikit," ujarnya.

Menurut dia, tangkapan kepiting rajungan akan banyak kalau sudah masuk bulan Januari tahun depan. "Puncaknya biasanya memang di awal bulan Januari," katanya lagi.

Lehan, nelayan tradisional lainnya menyebutkan, harga kepiting rajungan sekarang ini berkisar antara Rp35 ribu sampai Rp40 ribu per kilogram. Namun menurut Lehan, harga yang idealnya agar nelayan mendapat untung adalah di atas Rp50 ribu/kg.

Ia menyatakan, kelompok nelayan jaring rajungan di Labuhan Maringgai menyambut suka cita datangnya musim angin barat. Nelayan berharap hasil tangkapan kepiting rajungan mereka bisa banyak, dan harganya pun naik di musim tahun ini. (rin/ant)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved