NEWS VIDEO: Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru Musnahkan Berbagai Jenis Komoditas Ilegal

Komuditas ilegal tersebut merupakan hasil dari penahana yang dilakukan terhadap penumpang dan pengiriman dari luar negri yang masuk ke Riau

NEWS VIDEO: Pemusnan Berbagai Jenis Komoditas Ilegal oleh Balai Karantina Pertanian Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM- Balai Karantina Prtanian Kelas I Pekanbaru melakukam pemusnahan berbagai komuditas ilegal, Senin siang (25/11/2019).

Komuditas ilegal tersebut merupakan hasil dari penahana yang dilakukan terhadap penumpang dan pengiriman dari luar negri yang masuk ke Riau melalui Bandra Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Komuditas yang dimusnahkan tersebut diantaranya berbagai jenis bibit, buah-buahan, sosis daging bagi, daging babi, bawang merah, syur-sayuran, buah kurma, bibit tanaman hias dan berbagai komuditas lainya.
Pemusnahan pun dilakukan dengan cara dibakar.

NEWS VIDEO: Bangun Sekolah Dipelosok Desa di Riau Bripka Ralon Manurung Dapat Penghargaan

Yasin 83 Ayat, Tulisan Latin & Arab, Lengkap Terjemahan Alquran Surat Yasin (Video)

Komuditas yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil sitaan yang dilakukan sejak Oktober 2019.

"Yang kita musnakan berupa komuditas hewan dan tumbuhan yang dilalulintaskan melalui bandara dari para penumpang, kemudian dari pos," jelas Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru Ferdi .

Disampaikanya bahwa penahanan berbagai komuditas tersebut dilakukan karena penumpang atau orang yang membawa komuditas tidak dapat menunjukan surat dan kelengkapan sesuai aturan.

"Jadi tidak ada surat kesehatan dari negara asal dan barangnya sebagain besar barang ekspor dari luar negri. Kemudian barang ini juga tidak dilaporkan kepada petugas karantina akhirnya kita tahan dan musnahkan," jelasnya.

Live Score & Link Siaran Live JUVENTUS Vs Atletico Madrid Grup D Liga Champions Video TV Online SCTV

Perang Kalimat Lucu di Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Berdasarkan undang-undang nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan dan tumbuhan, kemudian peraturan mentri pertanin nomor 43 tahun 2012 bahwa Riau bukan tempat pemasukan buah-buahan segar.

"Jadi tidak bolah di Riau ini sebagi pintu masuk buah-buahan dan juga tidak boleh masuk bawang merah, bawang putih dan bawang bombai," katanya.(Tribunpekanbaru.com/Aan Ramdani)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved