Sudah 1.889 Orang Pelamar Mendaftar Ikut Tes CPNS untuk Pemko Dumai

Panitia penerimaan CPNS Pemko Dumai sudah menerima hampir 2 ribu pelamar. Jumlah ini masih mungkin bertambah karena pendaftaran masih dibuka.

Sudah 1.889 Orang Pelamar Mendaftar Ikut Tes CPNS untuk Pemko Dumai
Tribun Jabar
Ilustrasi CPNS 

tribunpekanbaru.com - Hingga Senin (25/11) lalu, jumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sudah mendaftar secara online melalui website https://sscasn.bkn.go.id untuk Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, sudah mencapai 1.889 orang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Dumai, Eri Nasrizal mengungkapkan, hingga Senin (25/11) lalu untuk Kota Dumai, CPNS yang sudah melakukan pendaftaran secara online tercatat 1.889 orang.

Formasi yang paling banyak peminatnya adalah formasi pendidikan. Dari data yang ada hingga Senin (25/11) lalu, sudah ada 988 orang yang mendaftar untuk formasi pendidikan ini.

Sedangkan untuk formasi tenaga kesehatan, Eri Nasrizal menjelaskan, sudah ada 112 orang pendaftar, dan untuk tenaga teknis sebanyak 789 orang. Sehingga secara keseluruhan sudah ada 1.889 orang yang melamar untuk ikut tes CPNS Kota Dumai 2019.

"Untuk pendaftaran penerimaan CPNS akan berakhir pada 28 November 2019 mendatang. Jadi segera lengkapi persyaratan yang belum lengkap dan segera lakukan pendaftaran," katanya mengingatkan, Selasa (26/11).

Tahun ini, penerimaan CPNS Pemko Dumai dialokasikan untuk tenaga pendidikan 100 orang, tenaga kesehatan 14 orang, dan tenaga teknis 20 orang. Total jumlah formasi yang diterima Pemko Dumai tahun ini adalah 134.

Pendaftaran CPNS ini dibuka pada 14-28 November, dan pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilaksanakan pada Desember mendatang.

Untuk pengumuman jadwal SKD, direncanakan Januari 2020, pelaksanaan SKD pada Februari 2020, dan pengumuman hasil SKD pada Maret 2020. Selanjutnya untuk pelaksanaan SKB pada Maret 2020.

"Ujian menggunakan sistem CAT, direncanakan dilaksanakan di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lancang Kuning. Namun masih dilakukan pembahasan bersama BKN," terang Eri lagi. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved