Pelalawan

Waspada Banjir dan Longsor, Dinas PUPR Pelalawan Riau Lakukan Pemetaan

Hardian menyatakan, langkah itu diambil untuk mengantisipasi banjir selama musim hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga Januari tahun 2020.

Waspada Banjir dan Longsor, Dinas PUPR Pelalawan Riau Lakukan Pemetaan
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Genangan air menggenangi jalan di depan kantor DPRD Pelalawan selepas diguyur hujan deras pada Selasa (26/11/2019) lalu. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) 

Banjir dan Longsor Ancam Warga Saat Musim Hujan, Dinas PUPR Pelalawan Riau Lakukan Pemetaan

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Memasuki musim hujan pada akhir Bulan November ini, warga Kabupaten Pelalawan Riau mulai dihantui dengan banjir dan losor yang bisa membahayakan nyawa serta harta benda.

Seperti yang terjadi pada Senin (25/11/2019) malam lalu di perumahan Bumi Lago Permai (BLP) Pangkalan Kerinci.

Tebing yang ada di sekitar perumahan longsor akibat hujan deras, alhasil tanah dan lumpur terbawa air ke rumah warga bernama Zulkarnain (50).

Kediaman Zulkarnain nyaris tertimbun tanah kuning itu dan sebagian telah masuk ke dalam kediamannya.

BREAKING NEWS: Curah Hujan Tinggi di Riau, Sungai Kampar Pelalawan Debit Airnya Naik 25 Cm

Hingga ia dan keluarganya mengungsi sementar dan mengamankan barang serta perkakas rumah tangga ke lokasi yang aman.

Genangan air menggenangi jalan di depan kantor DPRD Pelalawan selepas diguyur hujan deras pada Selasa (26/11/2019) lalu. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)
Genangan air menggenangi jalan di depan kantor DPRD Pelalawan selepas diguyur hujan deras pada Selasa (26/11/2019) lalu. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) (Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung)

Menanggapi insiden itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan, Hardian Syahputra, akan memetakan titik-titik yang rawan longsor di perumahan BLP yang selama ini memang terus menjadi ancaman bagi penduduk yang tinggal di lokasi itu.

"Kita akan terbangkan drone untuk melihat dari atas dimana saja lokasi atau titik yang berpotensi longsor. Kemudian baru kita lakukan aksi di lokasi yang sudah dipantau itu," kata Hardian Syahputra kepada tribunpelalawan.com, Rabu (27/11/2019).

Hardian menyatakan, langkah itu diambil untuk mengantisipasi banjir selama musim hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga Januari tahun 2020 nanti.

Alat berat dan tim dikirim ke lokasi yang ditentukan untuk melakukan antisipasi awal secara teknis agar tak terjadi longsor dan banjir.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved