Pelaku Bully Jadi Tersangka

BREAKING NEWS: 2 Pelaku Kasus Bully Pelajar SMPN di Pekanbaru Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus yang awalnya terungkap dari postingan bibi korban di Facebook ini, berlanjut proses hukum.

BREAKING NEWS: 2 Pelaku Kasus Bully Pelajar SMPN di Pekanbaru Ditetapkan Jadi Tersangka
Dok. Akun FB Rani Chambas
Siswa SMP yang diduga jadi korban perundungan saat dirawat di rumah sakit di Pekanbaru, Riau, Kamis (7/11/2019). 

BREAKING NEWS: Dua Pelaku Kasus Bully dan Penganiayaan Pelajar SMP di Pekanbaru Ditetapkan Jadi Tersangka

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Upaya mediasi yang dilakukan polisi terkait kasus penganiayaan siswa SMPN 38 Pekanbaru berinisial MFA (14), menemui jalan buntu.

Alhasil, kasus yang awalnya terungkap dari postingan bibi korban di Facebook ini, berlanjut proses hukumnya.

Perkembangan terbaru disampaikan Kapolresta Pekanbaru AKBP Nandang Mu'min Wijaya, dua orang siswa yang tak lain adalah teman korban, ditetapkan sebagai tersangka.

"Secara prosedural, proses penyidikan tetap dilakukan sesuai aturan. Mulai pemeriksaan saksi, meminta keterangan ahli dalam hal ini meminta hasil visum, melengkapi berkas perkara. Yang jelas proses tetap berjalan," ungkap Nandang, Rabu (27/11/2019).

Kasus Bullying di SMPN 38 Pekanbaru, Polresta Sudah Periksa 5 Orang

Dua anak itu masing-masing berinisial MH dan R.

Namun karena masih di bawah umur, terhadap keduanya tidak dilakukan upaya penahanan.

"Proses tetap lanjut, sudah ditetapkan tersangka 2 orang. Sudah kita lakukan pemeriksaan, jadi awalnya terlapor, kita tingkatkan statusnya menjadi tersangka," ucapnya.

Kak Seto saat berbincang langsung dengan MFA, siswa SMPN 38 Pekanbaru yang jadi korban bully dan penganiayaan teman sekelas, Selasa (12/11/2019).
Kak Seto saat berbincang langsung dengan MFA, siswa SMPN 38 Pekanbaru yang jadi korban bully dan penganiayaan teman sekelas, Selasa (12/11/2019). (Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda)

Dijelaskan Nandang, proses hukum terhadap kedua tersangka mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Maka dari itu, karena masih anak-anak tidak kita lakukan penahanan," bebernya.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved