Ceceran Tanah Meresahkan Warga, Wako Dumai Tegur Pelaksana Proyek City Mall

Selain tanah timbun berserakan di jalan, Wako Dumai juga menemukan pekerja yang tidak mengenakan alat keselamatan saat bekerja di ketinggian.

Ceceran Tanah Meresahkan Warga, Wako Dumai Tegur Pelaksana Proyek City Mall
tribun pekanbaru
Wali Kota Dumai, Zulkifli AS, meninjau proyek City Mall, Rabu (27/11). 

tribunpekanbaru.com - Kepala Satpol PP Dumai, Bambang Wardoyo, beberapa hari lalu menegur pihak pelaksana proyek pembangunan City Mall. Teguran ini terkait keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan debu dari tanah timbunnan yang berserakan di badan jalan raya Bukit Datuk.

Namun teguran agar tanah timbun yang berceceran itu dibersihkan seperti tak digubris. Padahal tanah berserakan itu menimbulkan debu di kala panas, dan membuat jalan jadi licin saat hujan.

Karena itu, pada Rabu (27/11), Wali Kota Dumai Zulkifli AS yang langsung datang memeriksa, karena keluhan warga masih terdengar.

"Memang kita lihat banyak tanah timbun City Mall berserakan, menimbulkan debu yang mengganggu masyarakat jika musim panas, dan kalau hujan jalan jadi licin, bisa tergelincir," kata Zulkfili AS.

Menurutnya, saat memeriksa ke lapangan, pihak City Mall memang sedang melakukan penimbunan, dan ada beberapa orang yang melakukan pembersihan tanah timbun yang berserakan di badan jalan. "Kita minta pihak City Mall menambah orang yang membersihkan tanah timbun, karena saya melihat masih banyak tanah berceceran," terangnya.

Selain itu, Wako juga menemukan banyak para pekerja di proyek City Mall itu yang bekerja tanpa alat pengaman diri (APD), padahal mereka bekerja di ketinggian. Ada pula pekerja yang terlihat pakai sandal bahkan ada yang tanpa alas kaki. Ini tentunya sangat berbahaya bagi pekerja itu sendiri dan tidak sesuai standar keselamatan kerja.

"Kita minta pihak City Mall menegur pekerjanya yang tidak menggunakan APD, karena ini untuk keselamatan," ujar Wako Zulkifli AS.

Pengawas proyek City Mall, Agung, mengaku untuk tanah timbun yang berserakan di badan jalan akan secepatnya dibersihkan, dan akan menambah anggota untuk membersihkan. "Jika terjadi kecelakaan akibat tanah timbun kita akan tanggung jawab, tapi kita berdoa itu tidak terjadi," katanya.

Sedangkan untuk APD pekerja, Agung mengaku sudah telah menyerahkan APD kepada seluruh pekerja City Mall. Namun karena masih banyak yang tidak menggunakan APD, ia pun berjanji akan menegur. "Kita akan tegur bang, semoga tidak terjadi apa-apa dengan pekerja kita," ujarnya.

Ketika ditanya mengapa terkesan membiarkan dan tidak peduli terhadap keselamatan pekerja, Agung kembali menyebut bahwa mereka telah menyerahkan body harnest kepada para pekerja, namun mereka tidak menggunakan.

Pembangun City Mall ini berada di Jalan Bukit Datuk Lama, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan. Di lokasi terlihat sejumlah pekerja berada di ketinggian tanpa menggunakan peralatan keamanan. Bahkan, mayoritas pekerja yang diperkirakan berada di ketinggian 10 sampai 15 meter itu, juga tanpa helm dan hanya berdiri di atas perancah. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved