Breaking News:

CPNS

Unggah Berkas Jangan Buru-buru,800 Pendaftar CPNS Kuansing Riau Salah Upload, Gugur di Tahap Awal

Hingga Rabu (27/11/2019), diperkirakan ada sekitar 800 orang melakukan kesalahan dalam mendaftar CPNS Kuansing 2019.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Palti Siahaan
Verifikasi berkas pendaftar CPNS di Pemkab Kuansing Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Jumlah pendaftar CPNS dilingkungan Pemkab Kuansing yang salah daftar atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS) semakin banyak.

Hingga Rabu (27/11/2019), diperkirakan ada sekitar 800 orang melakukan kesalahan dalam mendaftar.

"Ada sekitar 800 pendaftar yang melakukan kesalahan daftar, yang salah daftar inilah jadinya TMS," kata Kabid Administrasi Kepegawaian Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing Iwan Susandra.

Kesalahan pendaftar beragam. Namun yang paling dominan, peserta tidak mengunggah surat pernyataan. Seperti surat pernyataan tidak akan pindah selama 10 tahun, bersedia mengikuti PPG dengan biaya pribadi khusus guru dan lainnya.

“Ada bermacam-macam kesalahan pendaftar," ujarnya.

Peserta yang TMS, katanya, tidak bisa mendaftar lagi. Termasuk juga untuk memperbaiki berkas yang salah upload tersebut.

Nantinya, sistem akan memberitahu kepada pendaftar kalau berkas yang diupload tidak lengkap.

Pemberitahuan dilakukan setelah pendaftaran selesai. Pemberitahuan lewat aku saat mendaftar bukan lewat email.

Plt Kepala BKPP Kuansing Hendri Siswanto menuturkan, hingga Rabu (27/11) tercatat 6.532 pendaftar. Menjelang penutupan pendaftaran, pendaftar CPNS di Pemkab Kuansing terus bertambah.

"Sampai saat ini jumlah pendaftar 6.532 orang," kata Hendri Siswanto.

Jumlah ini diperkirakan bertambah walau waktu pendaftaran menyisakan Kamis (28/11/2019).

Saat ini, petugas verifikator BKPP Kuansing masih terus bekerja. Sebab masih banyak berkas yang belum diverisifikasi.

Mengingat pendaftaran tinggal satu hari saja, Hendri meminta agar pendaftar tetap tenang. Sehingga berkas yang diupload sesuai dengan ketentuan.

"Jangan panik. Tetap tenang. Perhatikan semua syarat yang diminta agar tidak ada kesalahan," sarannya. (Tribunpekanbaru.com/dian maja palti siahaan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved