Berita Riau

Warung yang Sediakan Miras dan Pelayan Berpakaian Seksi Meresahkan,Dirazia Satpol PP Pelalawan Riau

Satpol PP bekerjasama dengan Polsek Langgam razia operasi pekat di Jalan Koridor Langgam Kilometer 55, 56, dan 57 Desa Segati.

Warung yang Sediakan Miras dan Pelayan Berpakaian Seksi Meresahkan,Dirazia Satpol PP Pelalawan Riau
istimewa
Satpol PP Pelalawan bersama Polsek Langgam melakukan razia ke warung remang-remang di Jalan Koridor PT RAPP di Desa Segati, Langgam, Rabu (27/11/2019) malam. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Razia dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pelalawan Riau dengan sasaran kafe remang-remang yang ada di Desa Segati Kecamatan Langgam pada Rabu (27/11/2019) malam hingga Kamis (28/11/2019) dini hari.

Satpol PP bekerjasama dengan Polsek Langgam dalam operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang tepatnya berada di Jalan Koridor Langgam Kilometer 55, 56, dan 57 Desa Segati Langgam.

Tim gabungan menyambangi tiga warung remang yang beroperasi di sepanjang jalan logging tersebut dan mengamankan enam wanita pelayan cafe dan beberapa barang bukti lainnya.

"Selain enam perempuan pelayan, ada juga 25 botol beer, tiga ember tuak, dan speaker serta ampli yang biasa dipakai untuk karaoke," kata Kepala Bidan Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Pelalawan, Sofyan S.Sos, kepada tribunpelalawan.com, Kamis (28/11/2019).

Sofyan menjelaskan, razia yang dilakukan atas laporan masyarakat sekitar cafe yang semakin resah dengan keberadaan warung remang-remang itu.

Sering terjadi keributan atau berkelahi antar pengunjung cafe yang tidak jelas apa penyebabnya.

Selain itu keberadaan warung yang menyediakan minuman keras serta wanita pelayan berpakaian seksi. Tentu sangat tidak esuai dengan budaya masyarat sekitar.

Setelah berkoordinasi dengan Polsek Langgam, personil Satpol PP yang berangkat dari Pangkalan Kerinci pada malam hari bergabung dengan kepolisian dan melakukan razia.

Dari masing-masing cafe diamankan dua pelayan berpakaian mini dan miras serta speaker dan amplifier. Semuanya diangkut ke markas Satpol PP untuk didata dan diamankan.

"Kita panggil ketiga pemilik cafenya untuk diberikan pengarahan serta menandatangani surat pernyataan," ujar Sofyan.
Satpol PP akan terus mengawasi warung remang-remang yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan yang diduga menjadi sarang Pekat dan maksiat. Jika ada laporan dari masyarakat, pihaknya akan melakukan penertiban. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved