Berita Riau

Ahli Cek 16 Kubik Kayu Hasil Ilegal Logging dari SM Kerumutan Riau, 4 Tersangka Diamankan

Empat tersangka ini, terdiri dari 2 orang sopir truk pengangkut kayu ilegal, berinisial TC dan SC, dan 2 orang pemodal.

Ahli Cek 16 Kubik Kayu Hasil Ilegal Logging dari SM Kerumutan Riau, 4 Tersangka Diamankan
Istimewa
Ilustrasi 

Ahli Cek 16 Kubik Kayu Hasil Ilegal Logging dari SM Kerumutan Riau, 4 Tersangka Diamankan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menuturkan, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, masih mendalami keterangan 4 orang tersangka kasus illegal logging (Ilog).

Empat tersangka ini, terdiri dari 2 orang sopir truk pengangkut kayu ilegal, berinisial TC dan SC, dan 2 orang pemodal.

Dua tersangka sopir, ditangkap bersama dua unit truk pengangkut kayu olahan berbentuk papan hasil ilog, oleh petugas gabungan dari Ditreskrimsus Polda Riau dan BBKSDA Riau, saat melintas di Desa Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Jumat (22/11/2019) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Dalam pengembangan yang dilakukan petugas, dua tersangka lainnya selaku pemodal juga ikut ditangkap. Keduanya adalah AN dan SU.

Total kayu yang dibawa, sebanyak 16 kubik. Kayu sudah berbentuk olahan berupa papan, dan didapatkan secara ilegal dari kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan.

Perkembangan terbaru kasus ini disebutkan Kabid Humas, ahli dari Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BP2HP) Wilayah III Pekanbaru, melakukan pengecekan dan pengukuran terhadap kayu.

"Kemarin dilakukan pengukuran kubikasi oleh ahli dari BP2HP Wilayah III Pekanbaru. Penyidik menunggu hasil tersebut, kemudian akan melakukan pemeriksaan ahli," katanya, Jumat (29/11/2019).

"Penyidik komit untuk bisa segera merampungkan berkas perkara," sambungnya.

Dijelaskan Sunarto, berdasarkan hasil penyidikan sementara diketahui, aktivitas pelaku sudah berjalan 3 bulan.

Saat ditanyai apakah ada indikasi pelaku lainnya, Sunarto mengungkapkan, perkembangannya akan disampaikan kemudian.

"Perkembangan akan diinfokan," tuturnya. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved