Dapat Grasi Dari Jokowi, Eks Gubernur Riau Anas Maamun Malah Kembali Jadi Tersangka KPK

Annas Maamun masih berstatus tersangka dalam kasus suap terkait RAPBD Perubahan Tahun 2014 dan RAPBD Tambahan Tahun 2015 di Provinsi Riau

Dapat Grasi Dari Jokowi, Eks Gubernur Riau Anas Maamun Malah Kembali Jadi Tersangka KPK
Tribunnews.com
Dapat Grasi Dari Jokowi, Eks Gubernur Riau Anas Maamun Malah Kembali Jadi Tersangka KPK 

Annas Maamun saat ini berstatus tersangka dalam kasus suap terkait RAPBD Perubahan Tahun 2014 dan RAPBD Tambahan Tahun 2015 di Provinsi Riau.

TRIBUNPEKANBARU.COM – Anas Maamun yang merupakan eks Gubernur Riau kembali jadi tersangka dalam kasus lain.

Padahal saat ini ia telah berstatus sebagai narapidana dalam kasus kasus korupsi terkait alih fungsi lahan di Provinsi Riau.

Dalam kasus tersebut, Anas Maamun mendapat grasi dari Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi telah memotong masa hukuman mantan Gubernur Riau itu selama 1 tahun melalui Keputusan Presiden Nomor 23/G Tahun 2019 yang dikeluarkan pada 25 Oktober 2019 lalu.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Humas dan protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto melalui siaran pers pada Selasa (26/11/2019).

Dikutip dari Kompas.com, Annas Maamun masih berstatus tersangka dalam kasus suap terkait RAPBD Perubahan Tahun 2014 dan RAPBD Tambahan Tahun 2015 di Provinsi Riau.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, penyidikan terhadap Annas Maamun dalam kasus RAPBD sudah hampir selesai.

Terdakwa Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun menyimak tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap alih fungsi kawasan hutan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (25/5/2015). Dalam sidang tersebut, JPU dari KPK menuntut Annas dengan hukuman 6 tahun penjara. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Terdakwa Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun menyimak tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap alih fungsi kawasan hutan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (25/5/2015). Dalam sidang tersebut, JPU dari KPK menuntut Annas dengan hukuman 6 tahun penjara. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

“Ya, masih ada satu perkara yang bersangkutan yang sedang kami tangani di tahap penyidikan. Namun, penyidikannya sudah hampir selesai," kata Febri seperti dilansir oleh Kompas.com, Jumat (29/11/2019).

 

Febri Diansyah mengatakan jika KPK telah melimpahkan perkara tahap 1 dari penyidik ke penuntut umum.

Halaman
1234
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved