Data Pelaku Buang Sampah Sembarangan Terancam Diblokir Disdukcapil Pekanbaru

Sejumlah orang kembali tetangkap membuang sampah sembarangan oleh tim Satgas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.

Data Pelaku Buang Sampah Sembarangan Terancam Diblokir Disdukcapil Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Pemko Pekanbaru memberlakukan saksi denda kepada warga yang membuang sampah di luar jadwal yang ditetapkan. Yakni mulai pukul 19.00 Wib hingga pukul 05.00 Wib 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah orang kembali tetangkap membuang sampah sembarangan di ruas Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru, Kamis (29/11).

Mereka tidak berkutik saat terjaring dalam Operasi Bersih Satgas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.

Terdapat enam orang membuang sampah di luar jadwal yang ditetapkan perda. Mereka tidak menyadari kehadiran satgas saat membuang sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sidomulyo.

Petugas pun menyita sementara KTP para pelaku. "Kita mengamankan enam orang dalam operasi yang berlangsung hampir tiga jam," ujar Kasi Penegakan Hukum Lingkungan DLHK Kota Pekanbaru, Rubi Adrian kepada Tribun, Jumat (29/11/2019).

Ruby mengatakan, pihaknya sudah mengingatkan masyarakat supaya membuang sampah di TPS yang ada sesuai jadwal yakni pukul 19.00 hingga 05.00.

Mereka yang buang sampah sembarang bisa ditindak karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru Pelanggaran No. 8 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah.

Sedangkan besaran denda diatur dalam Peraturan Walikota Pekanbaru No.134 tahun 2018 tentang tata cara pengenaan sanksi administrasi terhadap pelanggaran perda itu. Besaran minimal denda yakni Rp 250.000.

Para pelanggar juga mendapat surat yang berisi identitas sesuai KTP pelanggar. Mereka mendapat salinan untuk mengambil kembali KTP yang disita sementara.

Ruby tidak menampik masih banyak pelanggar yang keberatan didenda oleh petugas. Padahal besaran denda tergantung volume sampah yang dibuang.

"Tapi tetap kami sampaikan, bahwa mereka wajib membayar denda karena sudah melanggar perda," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved