Anggaran Tahun 2020 Sebesar Rp20 Miliar, KONI: Jelas Tak Cukup untuk PON

KONI Riau bingung dengan anggaran yang minim untuk tahun 2020. Padahal di tahun itu Riau akan mengikuti PON di Papua.

Anggaran Tahun 2020 Sebesar Rp20 Miliar, KONI: Jelas Tak Cukup untuk PON
Internet
Logo KONI

tribunpekanbaru.com - DPRD Riau sudah mengesahkan APBD Riau tahun 2020 pada akhir pekan lalu sebesar Rp10,28 triliun. Dari nilai yang disahkan tersebut, di dalamnyha ada anggaran untuk persiapan PON. Hanya saja, nilai yang direalisasikan jauh dari harapan.

Anggaran persiapan PON 2020 Papua yang akan dilakoni atlet-atlet Riau, ternyata hanya diberi porsi sebesar Rp20 miliar. Nilai anggaran itu jauh dari yang diusulkan KONI Riau yakni Rp65 miliar.

"Anggaran persiapan atlet PON kita hanya disetujui Rp20 miliar. Ini jelas tak cukup," kata Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis, Minggu (1/12) kepada Tribun.

Apa penyebab Pemprov Riau dan DPRD Riau tidak menyetujui anggaran Rp65 miliar, Emrizal mengaku tidak mengetahui secara rinci. Namun dengan nilai tersebut, pihaknya tidak akan bisa memaksimalkan pelaksanaan program yang sudah disusun.

Dengan demikian, anggaran yang diberikan Pemprov Riau ini sama dengan tahun lalu yakni Rp20 miliar. Sekadar diketahui, pada anggaran tahun 2019 dengan nilai Rp20 miliar, banyak program yang tidak berjalan. Seperti anggaran operasional atlet yang minim, sehingga tidak semua cabor bisa melakukan TC Berjalan dan sebagainya. Bahkan tidak ada pelaksanaan TC penuh untuk menghadapi Porwil dan Pra PON lalu.

"Makanya kita harapkan ada jalan keluar. Pemprov Riau kita minta menindaklanjuti ini, karena dari nilai itu (Rp20 miliar), bisa kita pastikan tidak semua atlet yang dapat tiket ke PON Papua bisa diberangkatkan," ujar Emrizal.

Seperti diketahui, KONI Riau menargetkan mengirim sekitar 200 atlet ke PON Papua tahun depan, yang akan digelar pada Bulan Oktober. Jumlah 200 atlet ini dari 37 cabor yang akan ditandingkan.

Hingga akhir November lalu, KONI Riau sudah merilis 160 atlet yang sudah mendapatkan tiket tampil di PON Papua. Jumlah ini menurut Emrizal Pakis diyakini masih akan bertambah.

"Maksimal 180-200 atlet lah, itu dari 37 cabor," sebutnya. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved