Berita Riau

Gadis 18 Tahun Diancam Bunuh Sebelum Dirupaksa Paman di Kebun Sawit di Kampar Riau

Paman bejat warga Perumahan Tuah Karya, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang itu akhirnya harus meringkuk di balik jeruji besi.

Gadis 18 Tahun Diancam Bunuh Sebelum Dirupaksa Paman di Kebun Sawit di Kampar Riau
istimewa
Pelaku menunjukkan lokasi di mana dia melakukan ruda paksa terhadap keponakannya yang berusia 18 tahun, Jumat (29/11/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Seorang paman di Kabupaten Kampartega melakukan ruda paksa terhadap keponakannya yang berusia 18 tahun demi menuntaskan hasrat birahinya.

Paman bejat warga Perumahan Tuah Karya, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang itu akhirnya harus meringkuk di balik jeruji besi setelah ditangkap oleh Tim Reskrim Polsek Tambang.

Tim bergerak usai menerima laporan dari korban perkosaan yang berusia 18 tahun, Kamis (28/11/2019). Sedangka pelaku yang berinisial SR berumur 36 tahun.

"Tersangka pemerkosaan ini kita tangkap di tempat kerjanya di Jalan Lintas Kubang Raya, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Jumat (29/11) sore," kata Kapolsek Tambang, Iptu Jurfredi, Minggu (1/12/2019).

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan penuturan korban, ruda paksa terjadi di areal perkebunan sawit yang berlokasi di Jalan Bupati Desa Kualu Kecamatan Tambang saat tengah malam.

Jalan ini terbilang sepi, apalagi pada malam hari, hampir tidak ada orang yang melintas di wilayah itu.

Peristiwa tersebut bermula dari korban dijemput oleh tersangka SR yang merupakan pamannya dari tempat kerja gadis itu. Dalam perjalanan pulang SR berdalih kepada korban hendak ambil obat dulu di bawah jembatan sebelum pulang ke rumah.

Namun setelah dibawa jauh menyusuri jalan perkebunan sawit, mereka tak kunjung sampai di tempat tujuan.

Pada saat melewati jembatan kayu di Jalan Bupati, pelaku langsung membawa korban ke dalam perkebunan kelapa sawit.

Beberapa saat kemudian pelaku meminjam handphone korban dengan alasan untuk menyenter, lalu pelaku berjalan ke arah dalam kebun kelapa sawit sambil mengajak korban.

Tiba-tiba pelaku memegang kedua tangan korban dan menjatuhkan korban ke semak belukar secara paksa. Saat korban terbaring di atas semak belukar pelaku mencekik leher korban.

Korban sempat melawan namun pelaku memukul dada kirinya hingga gadis itu tidak berkutik dan akhirnya dirudapaksa oleh pamannya sendiri.

Iptu Jurfredi mengatakan, pelaku sempat mengancam korban akan membunuhnya jika memberitahukan masalah ini kepada istri pelaku.

Kapolsek Tambang, Iptu Jurfredi mengatakan tersangka SR kini telah diamankan di Polsek Tambang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Tribunpekanbaru.com/ikhwanul rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved