HIV AIDS di Riau

HIV AIDS di Riau, Kasus Lelaki Sex Lelaki (LSL) Tren Terbanyak Tahun 2019 di Bumi Lancang Kuning

Terjadi perubahan tren yang mengidap penyakit HIV AIDS di Riau pada 2019. Dimana, angka tertinggi berasal dari LSL.

HIV AIDS di Riau, Kasus Lelaki Sex Lelaki (LSL) Tren Terbanyak Tahun 2019 di Bumi Lancang Kuning
ilustrasi 

HIV AIDS di Riau, Kasus Lelaki Sex Lelaki (LSL) Tren Terbanyak Tahun 2019 di Bumi Lancang Kuning

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - HIV AIDS di Riau, lebih dari 1.300 Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Riau yang didukung oleh Yayasan Sebaya Lancang Kuning sepanjang tahun 2019, mulai dari laki-laki, perempuan, dan juga anak-anak.

Angka penderita HIV AIDS di Riau tersebut berasal dari ODHA yang baru, dan juga ODHA yang dari tahun sebelumnya, yang masih didukung oleh Yayasan Sebaya Lancang Kuning.

Namun tahun 2019 ini, terjadi perubahan tren yang mengidap penyakit HIV AIDS di Riau.

Dimana, angka tertinggi berasal dari Lelaki Sex Lelaki (LSL), yakni dengan angka 583, dan tertinggi berada di Kota Pekanbaru, yakni 569 orang.

Kemudian angka tertinggi kedua, berasal dari pelanggan PSK, dengan angka di Riau sebanyak 401 orang, dan Pekanbaru juga menjadi penyumbang terbanyak, yakni 253 orang.

Ilustrasi
Ilustrasi. (Net)

Selanjutnya dari kaum ibu rumah tangga, yakni sebanyak 385 orang, dan Pekanbaru juga menjadi penyumbang terbanyak, yakni 258 orang pada tahun ini.

Pengelola Program Yayasan Sebaya Lancang Kuning, Hertin Setiawati mengatakan, sebelum tahun 2015, tren ODHA dulunya adalah dari pengguna narkoba.

Kemudian tahun 2015 beralih ke pelanggan PSK. Kemudian 2019 ini yang paling banyak adalah SLS.

Dikatakan Hertin, di yayasan yang berlokasi di Jalan WR Supratman nomor 7 tersebut pihaknya memberikan pendampingan untuk kepatuhan minum obat, kemudian konsultasi, apa-apa saja keluhan dan yang diinginkan ODHA, apakah boleh dilakukan dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved