Anggaran KONI Rp20 Miliar Hanya Cukup untuk Kirim 71 Atlet ke PON Papua

Selain memangkas jumlah atlet yang akan dikiri, KONI Riau kemungkinan besar juga terpaksa harus memangkas pelaksanaan training camp atlet jelang PON.

Anggaran KONI Rp20 Miliar Hanya Cukup untuk Kirim 71 Atlet ke PON Papua
Internet
Logo KONI

tribunpekanbaru.com - Anggaran KONI Riau pada APBD Riau tahun 2020 sebesar Rp20 miliar, bisa dipastikan akan berdampak pada pelaksanaan program atlet, terutama untuk persiapan PON Papua.

Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis, Senin (2/12) mengatakan, nilai anggaran tersebut jauh dari harapan, apalagi bila dibandingkan dengan anggaran yang diajukan awal yakni Rp65 miliar. Tentunya, akan banyak program yang dipangkas, termasuk pelaksanaan TC (training camp) untuk atlet PON.

"Kalau dengan anggaran Rp20 miliar, kita pastikan tidak maksimal, termasuk pelaksanaan TC. Bisa saja pelaksanaannya berkurang waktunya," kata Emrizal kepada Tribun.

Lebih dari itu, jumlah atlet yang akan dikirim ke Papua juga akan berkurang. Bisa saja, dengan anggaran Rp20 miliar ini hanya beberapa cabor saja yang bisa dikirim. Bahkan bisa jadi tidak semua atlet peraih medali yang bisa diberangkatkan ke Papua.

Agar persoalan ini tidak mencederai semangat atlet yang sudah berjuang mendapatkan medali, KONI Riau minta Pemprov Riau mencarikan solusi terbaik, seperti menambah anggaran melalui dana CSR.

"Harus dicarikan segera jalan keluarnya. Sebab kalau bisa, pada Januari nanti kita sudah langsung mulai TC atlet, tentunya TC Berjalan. Sementara untuk TC Penuh, rencananya sebulan jelang PON (Oktober 2020)," terangnya.

Dijelaskan Emrizal, dengan anggaran Rp20 miliar tersebut, maksimal atlet yang bisa dikirim ke PON Papua adalah 71 orang. Namun Emrizal tidak memaparkan jumlah 71 atlet ini,apakah peraih medali emas saja, atau termasuk medali perak di Porwil dan Kejurnas Series, serta Pra PON.

Namun jika melihat data di KONI Riau, jumlah 71 atlet yang bisa diberangkatkan itu kemungkinan besar hanya atlet peraih medali emas saja.

"Kita akan usaha semaksimal mungkin, agar para atlet yang sudah dapat tiket PON Papua 2020 bisa diberangkatkan. Tapi itu tadi, ini tidak terlepas dari dukungan Pemprov Riau, terutama Gubernur Riau Pak Syamsuar," sebutnya.

Seperti diketahui, KONI Riau menargetkan mengirim sekitar 200 atlet ke PON Papua yang akan digelar Oktober 2020 mendatang. Jumlah 200 atlet ini berasal dari 37 cabor yang akan ditandingkan.

Hingga akhir November lalu, KONI Riau sudah merilis 160 atlet yang sudah mendapatkan tiket PON. Jumlah ini diyakini masih akan bertambah hingga akhir Desember ini. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved