Pelalawan

Didominasi Ibu Rumah Tangga, 197 Warga Pelalawan Riau Terinfeksi HIV AIDS 9 Tahun Terakhir

Temuan itu sejak tahun 2010 hingga 2019 ini berdasarkan pemeriksaan CT Scan yang ada di Rumah Umum Sakit Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

Didominasi Ibu Rumah Tangga, 197 Warga Pelalawan Riau Terinfeksi HIV AIDS 9 Tahun Terakhir
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
FOTO ILUSTRASI - Peringatan Hari AIDS se Dunia digelar di kawasan car free day, Jalan Dipenogoro Pekanbaru, Minggu (4/12/2016). Acara yang digelar Ikatan Pemuda Mahasiswa Kesehatan Riau (IPM-KesRi) dan seluruh BEM institusi kesehatan tersebut diisi dengan berbagai edukasi tentang cara hidup sehat agar terhindar dari penyakit menular AIDS. Selain itu, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk ikut serta membubuhkan cap tangan sebagai bentuk dukungan stop HIV/AIDS. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

Didominasi Ibu Rumah Tangga, 197 Warga Pelalawan Riau Terinfeksi HIV AIDS 9 Tahun Terakhir

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) ternyata diterdeksi juga di Kabupaten Pelalawan Riau, seperti halnya daerah-daerah lain.

Berdasarkan data milik Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan, sebanyak 197 warga terinfieksi HIV-AIDS sembilan tahun terakhir. Temuan itu sejak tahun 2010 hingga 2019 ini berdasarkan pemeriksaan CT Scan yang ada di Rumah Umum Sakit Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

"Untuk tahun 2019 ini ada 16 kasus HIV AIDS yang kita temukan," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskes Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpelalawan.com, Senin (2/12/2019).

Urutan ke 11 Nasional, Kasus HIV AIDS di Riau Capai 2.607 Sampai September 2019

HIV AIDS di Riau Tidak Pandang Bulu, Tenaga Profesional Medis pun Ikut Terjangkit

Asril menjelaskan, dari daftar penderita penyakit mematikan itu, lebih mirisnya didominasi oleh Ibu Rumah Tangga (IRT). Diduga IRT terinfeksi penyakit berbahaya itu melalui suaminya yang telah mengidap penyakit terlebih dahulu, lantaran sering "jajan" di luar. Namun lantaran tidak tahu dirinya terjangkit, sang istri terjangkit setelah melakukan hubungan.

Kemudian kelompok masyarakat terbanyak kedua yakni pekerja swasta yang sering keluar rumah. Diperkirakan yang bersangkutan sering berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman.

"Kita selalu mengimbau masyarakat untuk memeriksakan dirinya ke RSUD, paling tidak untuk pencegahan. Kami jamin kerahasian pasien," tandasnya.

Diskes akan menggalakan sosialisasi terkait bahaya HIV AIDS kepada masyarakat melalui seminar dan program kesehatan lainnya. Pihaknya akan selalu mengimbau warga yang ingin mengetahui dirinya terjangkit atau tidak, dipersilahkan untuk memeriksakan diri. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved