Berita Riau

Rp 2,2 Miliar DAK Batal Diterima Pemkab Siak, Gara-gara Ubah Posisi Proyek Pengelolaah Hutan Kota

lokasi proyek untuk pengelolaan hutan kota itu dipindahkan dari hutan kota Arwinas ke depan Islamic Center Siak.

Rp 2,2 Miliar DAK Batal Diterima Pemkab Siak, Gara-gara Ubah Posisi Proyek Pengelolaah Hutan Kota
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Pekerja mengerjakan proyek pembangunan panggung di depan Islamic Center Siak, Provinsi Riau, Senin (2/12/2019). 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 sebesar Rp 2,2 miliar lebih batal diterima Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Pasalnya, lokasi proyek untuk pengelolaan hutan kota itu dipindahkan dari hutan kota Arwinas di Kelurahan Kampung Dalam ke depan Islamic Center Siak, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak.

Kepala Dispar Siak Fauzi Asni mengatakan, pemindahan lokasi proyek untuk penunjang wisata halal itu karena beberapa pertimbangan. Diantaranya karena lokasi di depan Islamic Center berdampingan dengan Taman Tengku Agung yang sudah banyak dikunjungi wisatawan lokal.

"Awalnya kita masih merasa ada peluang untuk memindahkan lokasi. Saat dibawa ke Kemenpar pada Juli 2019, ternyata tidak bisa lagi dipindahkan," kata Fauzi Asni, Senin (2/12/2019).

Fauzi mengatakan, kesalahan tidak terduga ini menjadi tanggungjawabnya. Namun demikian, proyek tersebut tetap dikerjakan hingga selesai 100 persen menjelang akhir tahun.

"Kita sudah memberi pengertian kepada para rekanan. Alhamdulillah rekanan dapat memahaminya," kata Fauzi.

Dari anggaran Rp 2,2 miliar lebih, proyeknya dipecah menjadi sekitar 6 item. Seluruh rekanan sudah bersepakat untuk mengerjakan sampai selesai dengan pembayaran menjadi utang daerah.

"Kita menganggarkan pembayaran pada APBD Perubahan 2020 mendatang," kata dia.

Menurut Fauzi, kesalahan tersebut belum mempengaruhi penerimaan DAK dari pusat untuk tahun berikutnya. Ia berharap, kesalahan tahun ini tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan DAK pada tahun 2021 dan seterusnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Destinasi Dispar Siak Ari Dharmawan mengatakan, DAK 2019 untuk pengelolaan hutan kota sebesar Rp 3,2 miliar lebih. Sebanyak Rp 500 juta untuk nonfisik dan Rp 2,7 miliar fisik.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved