Keluarga Sultan Duduki Istana Siak

Akibat Keluarga Sultan Duduki Istana Siak, Tetua dan Bupati Gelar Rapat Sampai Dini Hari

Kedatangan pewaris kesultanan Siak, Tengku Syarifah Nadira (62) bersama anak-anaknya ke Istana Siak, Senin malam, tidak dapat dipandang sebelah mata

Akibat Keluarga Sultan Duduki Istana Siak, Tetua dan Bupati Gelar Rapat Sampai Dini Hari
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Keluarga Sultan Duduki Istana Siak 

Akibat Keluarga Sultan Duduki Istana Siak, Tetua dan Bupati Gelar Rapat Sampai Dini Hari

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Keluarga Sultan Duduki Istana Siak. Kedatangan pewaris kesultanan Siak, Tengku Syarifah Nadira (62) bersama anak-anaknya ke Istana Siak, Senin (2/12/2019) malam tidak dapat dipandang sebelah mata.

Akibat kedatangannya di Istana Siak, tetua-tetua adat di Siak dan Bupati Siak Alfedri beserta jajaran gelar rapat mendadak sampai dini hari, Selasa (3/12/2019) di hotel Grand Mempura.

Dalam rapat itu, Alfedri meminta pendapat para datuk yang hadir. Keputusan rapat adalah mengadakan pertemuan dengan Tengku Syarifah Nadira di kantor bupati Siak, Selasa pagi.

Namun demikian, para pemangku adat dan Pemkab Siak tetap sepakat penyelesaian sengketa kewarisan aset istana Siak menunggu kerja tim yang sudah dibentuk.

"Awalnya kan sudah ada tim yang dibentuk. Ketua timnya Tengku Said hamzah, Pak Sekda kita yang sekarang. Biarkan tim itu bekerja menentukan tentang kebenaran wasiat yang dipegang Tengku Nadira," kata Ketua LAMR Siak Datuk Seri H Wan Said kepada Tribunsiak.com.

Datuk Seri H Wan Said juga terlibat dalam rapat mendadak itu. Selain itu, jjga ada Ketua Lembaga Kesultanan Siak Tengku Mochtar Anom, OK Nizami Jamil, Azali Johan, Tengku Toha Bupati Siak Alfedri, Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni, Asisten III Setdakab Siak Jamaluddin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak Lukman dan lain-lain.

Hasil rapat malam itu merupakan persamaan persepsi untuk menghadapi pertemuan dengan pihak Tengku Nadira untuk besok paginya.

"Walaupun sudah diadakan rapat kalau saya tetap tegas. Biarkan tim bekerja terlebih dahulu namun bila misalnya pihak Tengku Nadira sudah mengganggu maka bisa dilaporkan ke pihak berwajib," kata dia.

Kapala Dispar Siak Fauzi Asni juga membenarkan adanya rapat malam itu di Hotel Grand Mempura.

Sedangkan pihak Tengku Nadira berada di Istana Siak menunggu kehadiran bupati Siak Alfedri.

Tengku Nadira yang datang bersama anak-anaknya mengaku tidak gentar menghadapi Pemkab Siak.

Ia juga berjanji untuk tidak melakukan hal-hal yang bersifat merusak atau anarkis.

"Tengku Mochtar Anom yang menelepon saya bahwa mereka rapat. Tengku Mochtar Anom juga membujuk saya agar datang pada pertemuan di kantor bupati," kata Tengku Nadira.

Tengku Nadira juga mengaku sepanjang malam anak-anak laki-lakinya tidur di dalam istana. Sedangkan dia dan anak perempuannya Tengku Syarifah Delima menginap di rumah saudaranya yang berada di belakang istana Siak. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved