Dari Anggota Polri Hingga PNS Terlibat Narkoba Selama 22 Hari Operasi Muara Takus di Inhil

Polres Inhil mengungkap sejumlah kasus narkoba selama Operasi Muara Takus di Inhil. Pelakunya beragam, bahkan melibatkan asisten rumah tangga.

Dari Anggota Polri Hingga PNS Terlibat Narkoba Selama 22 Hari Operasi Muara Takus di Inhil
tribun pekanbaru
Tersangka narkotika dihadirkan saat pemusnahan barang bukti di halaman Polres Inhil, Selasa (3/12). 

tribunpekanbaru.com - Sebanyak 16 kasus narkotika berhasil diungkap Polres Inhil selama 22 hari Operasi Muara Takus. Ada 22 tersangka dari berbagai latar belakang dan profesi, antara lain oknum Polri, PNS, asisten rumah tangga, residivis, dan narapidana (napi).

Fakta ini diungkapkan Kasat Res Narkoba Polres Inhil, AKP Bachtiar, dalam laporan sebelum dimulainya pemusnahan barang bukti narkotika di halaman Polres Inhil, Selasa (3/12).

“Kita akan menindaklanjuti oknum anggota Polri yang terlibat narkoba sesuai hukum yang berlaku. Ini komitmen Polri dalam pemberantasan narkoba,” tutur Bachtiar di hadapan Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman dan unsur Forkompinda Inhil yang hadir dalam acara tersebut.

Ditambahkan, dalam operasi ini tidak hanya dilakukan penegakan hukum, tapi juga dilakukan sosialisasi narkotika. Ada 404 kegiatan sosialisasi dan 5 cipta kondisi dalam Operasi Kebudayaan bersandi Muara Takus, yang digagas Polda Riau.

“Sejak dimulai 11 November dan berakhir tadi pagi (kemarin) pukul 00.00 WIB, kita di Inhil menggelar kegiatan yang 50 persen fokus pada sosialisasi pencegahan narkoba,” terang Bachtiar lagi.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman memimpin pemusnahan, dengan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Inhil H Syamsuddin Uti, Dandim 0314/Inhil Letkol (Inf) Imir Faishal, Kejari Inhil Soesilo SH, Ketua PN Tembilahan, dan pihak Lembaga Pemasyarakatan Klas II (dua) A Tembilahan.

Kapolres beserta unsur Forkompinda Inhil, memusnahkan narkotika jenis sabu dan ekstasi dengan cara diblender bersama cairan pembersih, dengan disaksikan tersangka kasus tersebut.

Rincian barang bukti yang dimusnahkan adalah 4 paket sabu putih bening, 2 paket sabu warna merah muda dengan berat total 565,57 gram, serta 176 butir pil ekstasi berbagai bentuk dan warna dengan berat total 55,5 gram. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved