Tribun Photo

FOTO: Batik Karya Penyandang Disabilitas di Pekanbaru

Penyandang disabilitas sedang melakukan proses batik tulis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Pekanbaru, Jalan Segar, Selasa

FOTO: Batik Karya Penyandang Disabilitas di Pekanbaru - foto_batik_karya_penyandang_disabilitas_di_pekanbaru_1jpg.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Penyandang disabilitas sedang melakukan proses batik tulis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Pekanbaru, Jalan Segar, Selasa (3/12/2019). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
FOTO: Batik Karya Penyandang Disabilitas di Pekanbaru - foto_batik_karya_penyandang_disabilitas_di_pekanbaru_2jpg.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Penyandang disabilitas sedang melakukan proses batik tulis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Pekanbaru, Jalan Segar, Selasa (3/12/2019). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
FOTO: Batik Karya Penyandang Disabilitas di Pekanbaru - foto_batik_karya_penyandang_disabilitas_di_pekanbaru_3jpg.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Penyandang disabilitas sedang melakukan proses batik tulis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Pekanbaru, Jalan Segar, Selasa (3/12/2019). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
FOTO: Batik Karya Penyandang Disabilitas di Pekanbaru - foto_batik_karya_penyandang_disabilitas_di_pekanbaru_4jpg.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Penyandang disabilitas sedang melakukan proses batik tulis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Pekanbaru, Jalan Segar, Selasa (3/12/2019). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
FOTO: Batik Karya Penyandang Disabilitas di Pekanbaru - foto_batik_karya_penyandang_disabilitas_di_pekanbaru_5jpg.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Penyandang disabilitas sedang melakukan proses batik tulis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Pekanbaru, Jalan Segar, Selasa (3/12/2019). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyandang disabilitas sedang melakukan proses batik tulis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Pekanbaru, Jalan Segar, Selasa (3/12/2019).

Perbulannya mereka berhasil membuat 12 sampai 15 lembar bahan baju yang telah dipasarkan melalui media sosial dan toko batik yang ada di pekanbaru. (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).

Penulis: Dodi Vladimir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved