Ini Ancaman Slamet Maarif kepada Pemerintah Indonesia Jika tak Bisa Pulangkan Rizieq Shihab

Segala upaya telah dilakukan panitia reuni 212 untuk memulangkan Rizieq Shihab ke tanah air dan bisa hadir bersama seluruh jemaah ke Monas

Ini Ancaman Slamet Maarif kepada Pemerintah Indonesia Jika tak Bisa Pulangkan Rizieq Shihab
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif seusai diperiksa di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019). 

"Apakah ini bukan laporan namanya?" ucap dia.

Sebelumnya, Mahfud MD menyebutkan bahwa hingga saat ini Rizieq Shihab tidak pernah melaporkan tentang masalahnya kepada Pemerintah Indonesia.

"Rizieq Shihab sendiri tidak pernah lapor tentang masalahnya (ke Pemerintah Indonesia)," ujar Mahfud MD usai melakukan rapat koordinasi di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

Mahfud MD mengatakan, seluruh permasalahan Habib Rizieq Shihab yang diungkapkan, selama ini hanya didengar dari media sosial saja seperti YouTube.

Padahal, menurut dia, jika Rizieq Shihab mau melapor, maka Pemerintah Indonesia pun bersedia membantu jika diperlukan.

Mahfud MD memastikan, pemerintah Indonesia sama sekali tidak melakukan pencekalan terhadap Rizieq Shihab.

"Kami sudah berdiskusi, mengecek semua lini, jalur-jalur yang dimiliki. Jalur Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Hukum dan HAM," ujar Mahfud MD.

"Ternyata memang tidak ada sama sekali pencekalan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Tidak ada sama sekali," lanjut dia.

Lantaran tidak melakukan pencekalan, pemerintah Indonesia pun tidak dapat melakukan apapun terkait pemulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

Urusan pulang atau tidaknya Rizieq Shihab dari Arab Saudi, lanjut Mahfud MD, bukan urusan pemerintah Indonesia.

Melainkan urusan Rizieq Shihab sendiri dengan pemerintah Arab Saudi. (*)  

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jika Pemerintah Tak Bisa Pulangkan Rizieq Shihab, Slamet Maarif: PA 12 akan Turun ke Jalan Lagi,

Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved