Maimanah Umar Meninggal Dunia

Maimanah Umar Meninggal Dunia, Jenazah Disalatkan di Masjid Agung An Nur dan Dimakamkan di Kubang

Setelah disinggahkan sebentar di rumah duka, Jalan Pepaya, jenazah Maimanah Umar langsung dibawa ke Masjid Agung Annur Pekanbaru, Selasa.

Maimanah Umar Meninggal Dunia, Jenazah Disalatkan di Masjid Agung An Nur dan Dimakamkan di Kubang
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Setelah disinggahkan sebentar di rumah duka, Jalan Pepaya, Sukajadi Pekanbaru, jenazah Maimanah Umar langsung dibawa ke Masjid Agung Annur Pekanbaru, Selasa (3/12/20219) malam. 

Maimanah Umar Meninggal Dunia, Sebelum Dimakamkan di Kubang Raya Jenazah Disalatkan di Masjid Agung An Nur

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah disinggahkan sebentar di rumah duka, Jalan Pepaya, Sukajadi Pekanbaru, jenazah Maimanah Umar langsung dibawa ke Masjid Agung Annur Pekanbaru, Selasa (3/12/20219) malam.

Tepat pukul 18.50 Wib, jenazah mantan senator asal Riau ini tiba di Masjid Agung Annur untuk dishalatkan.

Setiba di halaman masjid, puluhan siswa berseragam putih, berbaris rapi sambil memberikan hormat. Tidak lama berselang jenazah mantan anggota DPD RI dua priode ini pun dikeluarkan dari dalam mobil ambulance dan digotong masuk ke dalam masjid. Sementara didalam masjid sudah berkumpul ratusan jamaah yang siap untuk melaksanakan shalat jenazah.

Penyelenggaraan shalat jenazah dipimpin langsung oleh anak almarhumah, yakni Husni Thamrin yang bertindak sebagai imam. Ratusan jamaah pun tak begitu khusuk menjalankan shalat jenzah ini.

Seperti diketahui, sebelum dibawa ke Masjid Agung An Nur, jenazah Maimanah Umar tiba di rumah duka di Jalan Pepaya nomor 2 Sukajadi Kota Pekanbaru sekitar pukul 18.15 Wib.

Kedatangan almarhumah dengan menggunakan ambulan dari Bandara tersebut langsung di sambut Isak tangis keluarga.

Jenazah yang sudah ditunggu sejak sehari sebelumnya itu langsung dibawa kedalam rumah setibanya dari Bandara, dengan menggunakan peti dan ditutup dengan kain panjang, jenazah digotong ke dalam rumah.

Setibanya di ruang tengah rumah duka, peti Isak tangis anak dan cucu semakin pecah, tidak sabar untuk menunggu dibuka peti tersebut sebelum dimakamkan.

Keluargapun sempat membuka kain kapan penutup wajah almarhumah, bergantian keluarga menatap wajah almarhumah untuk terakhir kalinya.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved