Ajaran Islam

Mandi Taubat, Bacaan Niat Mandi Taubat, Tata Cara Mandi Taubat, Tata Cara Sholat Taubat Nasuha

Mandi Taubat, Bacaan Niat Mandi Taubat, Tata Cara Mandi Taubat, Tata Cara Sholat Taubat Nasuha

Mandi Taubat, Bacaan Niat Mandi Taubat, Tata Cara Mandi Taubat, Tata Cara Sholat Taubat Nasuha
SRIPOKU.COM
Mandi Taubat, Bacaan Niat Mandi Taubat, Tata Cara Mandi Taubat, Tata Cara Sholat Taubat Nasuha 

Tata cara mandi taubat sama halnya mandi wajib yaitu dengan membasahi sekujur tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki. Hanya saja niatnya berbeda dan untuk mandi taubat itu hukumnya pula sunnah.

Mandi taubat adalah mandi yang dilaksanakan ketika seseorang baru saja masuk islam ataupun baru taubat dari kefasikan, atau baru saja melakukan dosa atau merasa berbuat dosa.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Banyak sekali orang yang belum tahu apa itu mandi taubat dan bagaimana cara menjalankannya.

Silahkan simak Bacaan Niat Mandi Taubat, Serta Tata Cara Mandi Taubat disini.

Mandi taubat ini berbeda dengan mandi junub, dari pengertiannya pun berbeda. Karena mandi junub di wajibkan untuk seseorang yang sedang dalam keadaan junub.

Hukum Mandi Taubat

Menurut imam syafi’i dan imam hanafi mandi taubat memiliki hukum sunnah dan bukan wajib. Jadi tidak semua orang yang baru masuk islam harus menjalani mandi taubat ini.

Pendapat imam syafi’i ini dituliskan didalam sebuah kitabnya dalam masalah 280 yang berisi :

“Mandi taubat adalah sunnah. dan tidak wajib akibat taubat dari kekufuran ataupun kefasikan. Pendapat imam syafi’i ini dikarenakan tidak terhitungnya jumlah sahabat saat itu yang ingin masuk islam. Apabila ada keterangan wajibnya mandi taubat itu niscaya terdapat dalil naqli secara masyhur dan tawatur.

Selain itu imam syafi’i juga mengambil keputusan ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW pada sahabat Mu’adz saat dia diutus ke negeri Yaman “Ajaklah mereka kepada kesaksian Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, bila mereka tunduk dan menaatinya beritahukan kepada mereka bahwa diwajibkannya atas mereka bershadaqah dengan cara mengambil dari harta-harta para aghniya (Orang-orang kaya) dan diberikan untuk kaum fuqaraa’ mereka”

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved