Berita Riau

NEWS VIDEO: Seludupkan Sabu Kedalam Lapas Tembilahan dengan Bola Kasti, 2 Napi Diringkus

Bola kasti berisikan 4 paket sedang narkoba jenis sabu berhasil diamankan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Tembilahan,

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Bola kasti berisikan 4 paket sedang narkoba jenis sabu berhasil diamankan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Tembilahan, Minggu (1/12) sekitar pukul 18.30 WIB.

Sabu yang ditaksir bernilai sekitar Rp. 10 juta tersebut coba diselundupakan oleh seorang warga binaan berinisial EK.

EK yang juga tahanan pendamping (Tamping) kebersihan klinik ini nekat menyelundupkan sabu setelah diimingi upah oleh warga binaan berinisial H yang berada di Blok Mahoni.

Kepala Lapas (Kalapas) Klass II A Tembilahan, Agus Pritiatno, BcIP, SH, MH menjelaskan, EK yang merupakan warga binaan kasus pencabulan anak ini mengaku akan diberikan upah oleh H untuk mengambilkan bola kasti berisikan sabu tersebut.

“H ini kasusnya narkoba. H meminta EK untuk mengambilkan barang yang akan di lemparkan dari luar. Posisi EK yang merupakan Tamping kebersihan klinik tentu memungkinkannya untuk menjalankan tugas tersebut,” ujar Kalapas saat dikonfirmasi Tribun Pekanbaru, Senin (2/12).

Lebih lanjut Kalapas menjelaskan, modus penyelundupannya yaitu, ada oknum yang diduga berada di luar pagar Lapas melemparkan bola kasti berisikan sabu kepada warga binaan.

Beruntung petugas Blok Mahoni Renaldo Daeli dan petugas Blok Ramin (Tamping) Riky Safdy mendengar bunyi lemparan bola kasti tersebut yang jatuh di atas atap klinik.

“Setelah di perhatikan ada Tamping yang diduga menunggu benda tersebut, kemudian petugas mengejar Tamping tersebut. Saat dirampas dari tangan tamping (EK) dalam bola tersebut diduga berisi Narkoba,” jelas pria yang akrab disapa Agus ini.

Atas kejadian tersebut petugas Blok Renaldo Daeli melapor pada Komandan jaga dan seterusnya dilaporkan lagi pada Ka KPLP Armaita SH untuk menindaklamjuti temuan ini dengan menghubungi kasat Narkoba Polres Inhil.

Kemudian Kasat Narkoba melalui kanit menuju ke Lapas Kelas IIA Tembilahan guna serah terima pelaku tindak pidana (TP) Narkoba dari pihak Lapas ke Penegak Hukum untuk ditindak lanjuti kasusnya.

Menurut Agus, sesuai dengan perintah Dirjend kepada Lapas seluruh Indonesia untuk terus mengawasi baik dari dalam maupun dari luar terkait hal yang berbau Narkoba.

“Kita akan berikan reward kepada petugas yang telah menggagalkan Narkoba masuk kedalam Lapas, berupa Piagam Penghargaan dan uang saku sebagai tanda usaha kerja keras petugas,” pungkasnya. (Tribuntembilahan.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved