Pelalawan

Siap Disidangkan di Pengadilan, Kejari Pelalawan Riau Lengkapi Surat Dakwaan Perkara Karhutla PT SSS

Berkas dakwaan kasus Karhutla PT SSS disusun sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan untuk disidangkan.

Siap Disidangkan di Pengadilan, Kejari Pelalawan Riau Lengkapi Surat Dakwaan Perkara Karhutla PT SSS
Istimewa
Pelimpahan tahap ll perkara Karhutla PT SSS di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Kamis (14/11/2019) lalu. 

Siap Disidangkan di Pengadilan, Kejari Pelalawan Riau Lengkapi Surat Dakwaan Perkara Karhutla PT SSS

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Riau masih melengkapi surat dakwaan pekara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) PT Sumber Sawit Sejahterah (SSS) tahun 2019.

Berkas dakwaan kasus Karhutla PT SSS disusun sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan untuk disidangkan.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) kejari dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau akan segera merampungkan dakwaan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

"Berkas dakwaan masih kita susun dan dalam waktu dekat akan segera kita limpahkan ke pengadilan. Kita ingin memastikan semuanya lengkap dulu, baru kita sidangkan," tutur Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero SH MH, melalui Kasi Pidum Agus Kurniawan SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (3/12/2019).

Agus Kurniawan menyebutkan, pihaknya menerima dua berkas perkara berikut dengan tersangka dalam perkara Karhutla tahun 2019 PT SSS.

Satu perkara menjerat korporasi sebagai tersangka yang diwakili Direktur Utama (Dirut) Eben Ezer dan satu lagi terdakwa perseorangan atas nama Alwi Omni Harahap yang menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Estate Manager PT SSS.

Tersangka Alwi Omni Harahap dilakukan penahanan untuk kepentingan pemberkasan sebelum di limpahkan dan persidangan nanti.

"Nanti jika sudah dilimpahkan akan dikabari lagi. Kita juga berkoordinasi dengan pimpinan dan kejati," tambah Agus Kurniawan.

Seperti diketahui, perkara Karhutla PT SSS awalnya ditangani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Mulai dari proses penyelidikan hingga penyidikan serta penetapan tersangka.

Proses pemberkasan berkoordinasi dengan Kejati Riau hingga dinyatakan lengkap atau P21. Untuk proses tahap ll atau pelimpahan berkas serta terdakwa dan barang bukti digelar di Kejari Pelalawan.

Perusahaan perkebunan kelapa sawit itu beroperasi di Kabupaten Pelalawan tepatnya di Desa Kual Panduk Kecamatan Teluk Meranti. Tepos, lokus, dan diliksinya di Pelalawan.

Kasus Karhutla yang menjerat PT SSS terjadi pada 23 Februari 2019 di Desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti.

Seluas 155,2 hektar lahan yang berada di wilayah Izin Usah Perkebunan Budidaya (IUPB) PT SSS terbakar.(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor )

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved