142 Orang Mendaftar Jadi Panwascam Kota Dumai untuk Bertugas di Tujuh Kecamatan

Setelah pendaftaran ditutup, Bawaslu Dumai menerima 142 pelamar. Mereka nantinya akan diseleksi untuk bertugas sebagai Panwascam.

142 Orang Mendaftar Jadi Panwascam Kota Dumai untuk Bertugas di Tujuh Kecamatan
tribun pekanbaru
Ketua Bawaslu Dumai, Zulfan, saat meninjau pendaftaran Panwascam beberapa waktu lalu. Sampai penutupan pendaftaran, ada 142 orang yang mendaftar. 

tribunpekanbaru.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Dumai telah menutup perekrutan Pengawas Kecamatan (Panwascam) pada Selasa (4/12), yang dibuka Rabu (27/11) di Kantor Bawaslu Kota Dumai, Jalan Putri Tujuh.

Ketua Bawaslu Dumai, Zulfan, mengungkapkan, perekrutan Panwascam Kota Dumai dibuka sejak Rabu (27/11) lalu, dan ditutup pada 3 Desember 2019.

Sejak dibuka hingga penutupan pendaftaran pada Selasa (3/12) lalu, ada sekitar 142 orang pendaftar yang telah menyerahkan berkasnya kepada Bawaslu Dumai.

Diterangkan, 142 pendaftar tersebut terdiri dari 92 orang laki laki dan 50 orang perempuan. Semuanya telah menyerahkan berkasnya kepada Bawaslu.

"Setelah kita menerima berkas para calon pendaftar, maka kita akan memverifikasi dan hasil verifikasi ini akan diumumkan pada 12 Desember 2019 mendatang," katanya Rabu (4/12).

Zulfan menyebutkan, nantinya akan dipilih sebanyak tiga orang yang akan bertugas sebagai Panwascam untuk tiap kecamatan di Kota Dumai. Sehingga jumlah total Panwascam yang akan direkrut adalah 21 orang, karena ada tujuh kecamatan di Kota Dumai.

Untuk prosedur tes, menurutnya akan menggunakan tes CAT atau secara online, dan soalnya langsung dari Bawaslu pusat. Sehingga pihaknya hanya sebagai penyelenggara saja.

"Kalau tempat tesnya, rencana akan kita langsungkan di SMK 1 Dumai, STAI Lancang Kuning, dan SMK Taruna, atau bisa juga di Kantor Bawaslu, tergantung ke depan nanti," tuturnya.

Dia sangat berharap putra dan putri Kota Dumai untuk bergabung bersama Bawaslu dalam mengawal pilkada Dumai tahun 2020, untuk tegaknya pemilihan wali kota Dumai yang bersih dan berkualitas.

"Kami berharap, nantinya pengawas kecamatan bisa independen dalam artian tidak menjadi pendukung salah satu paslon dan pengurus partai. Kita juga transparan dalam perekrutan Panwascam Dumai," terangnya. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved