Breaking News:

Banjir di Riau

Banjir di Riau, Melalui Rakor Pemda Pelalawan Tetapkan Siaga Darurat Bencana

Pemkab Pelalawan Riau menggelar Rapat Koordinas (Rakor) Penggulangan bencana banjir dan longsor yang akan terjadi akhir tahun 2019 ini.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Rapat Koordinasi penanggulangan bencana banjir dan longsor dilaksanakan di ruang rapat lantai ll kantor Bupati Pelalawan, Rabu (4/12/2019). Pemda Pelalawan resmi menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor mulai tanggal 4 Desember sampai 31 Desember 2019. 

Untuk itu diperingatkan kepada seluruh stakeholder agar tidak ada korban yang jatuh dalam bencana banjir ini, baik luka maupun korban jiwa.

"Untuk itu ketika banjir terjadi, posko kesehatan harus langsung diaktifkan selama 24 jam. Melayani masyarakat yang terdampak banjir," tambah Tengku Mukhlis.

Sekda Tengku Mukhlis meminta seluruh instansi untuk bersiap siaga terhadap bencana banjir dan longsor yang akan mengancam beberapa wilayah Pelalawan.

Termasuk langkah-langkah yang akan diambil ketika banjir terjadi. Mulai dari pendirian posko-posko, evakuasi warga terdampak banjir, hingga penyaluran bantuan bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio menyebutkan, melalui rakor Pemda menetapkan status siaga darurat bencan banjir dan longsor.

Status itu berlangsung mulai tanggal 4 sampai 31 Desember mendatang.

Penetapan siaga darurat bencana itu berdasarkan curah hujan yang semakin tinggi, debit air beberapa sungai yang semakin meningkat, serta ketinggian air di PLTA Koto Panjang sudah mendekati ketinggian maksimal pada angka 80,43 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL).

"Dengan status siaga darurat semua isntansi sudah bisa mempersiapkan dirinya mulai sekarang, untuk penanggulangan dan penanganan dampak banjir," terang Hadi Penandio.

Berdasarkan data yang dimiliki BPBD Pelalawan ada 27 desa di Pelalawan yang rawan banjir tersebar di enam kecamatan.

Seluruh perangkat desa dan camat serta kepolisian maupun TNI yang ada di wilayah rawan banjir diminta untuk sellau waspada dan melakukan sosialisasi kepada masyarat akan bencana banjir dan longsor. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved