Hanya Raup Rp 11 Miliar, Dewan Kritik Pengelolaan Parkir di Pekanbaru

Ada dugaan retribusi parkir di Kota Pekanbaru mengalami kebocoran. Kondisi ini lantaran masih banyaknya juru parkir liar di sejumlah titik parkir.

Hanya Raup Rp 11 Miliar, Dewan Kritik Pengelolaan Parkir di Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Kendaraan tampak parkir di dekat halte bus TMP dekat Pasar Cik Puan, Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru. Padahal ada tanda larangan parkir. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ada dugaan retribusi parkir di Kota Pekanbaru mengalami kebocoran. Kondisi ini lantaran masih banyaknya juru parkir liar di sejumlah titik parkir.

Legislator di Komisi II DPRD Kota Pekanbaru pun menyoroti dugaan kebocoran retribusi parkir. Mereka menilai belum ada regulasi yang jelas perihal pengelolaan parkir.

Keadaan ini membuat juru parkir berkeliaran memungut uang parkir. Tapi uang tersebut diduga tidak masuk ke kas daerah.

"Saya pernah mendapati karcis parkir tidak jelas tanggal dan tarifnya. Saya kira yang saya dapat cuma potongan sisa dari karcis parkir saja," ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Fathullah, Rabu (4/12/2019).

Politisi Partai Gerindra ini menilai Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru harus serius membenahi pelayanan parkir. Ia tidak ingin ada lagi kebocoran dalan retribusi parkir.

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru juga diminta transparan terkait penerimaan retribusi parkir.

Selain itu target parkir mestinya lebih besar dari realisasi saat ini sebesar Rp 11 miliar. Karena potensi parkir tersebut sangat besar.

"Jadi kita harapkan di masa mendatang, sistem parkir ini jelas. Sehingga retribusinya pun lebih optimal," ujarnya.

Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Munawar Syahputra mendesak Dinas Perhubungan membenahi pengelolaan parkir pada tahun depan. Apalagi pengelolaan parkir akan diserahkan ke BLUD.

Nantinya BLUD akan menggandeng pihak ketiga dalam mengelola parkir. "Kalau memang ada lelang nantinya ya terbuka. Pengelolanya juga harus profesional," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved