Wako dan Sekda Dumai Tinjau Pembangunan SPAM, Tahun Depan Air Minum Sudah Mengalir ke Rumah Warga

Proyek SPAM untuk tahap awal ditargetkan mengalirkan air dengan debit 50 liter per detik. Debit air ini akan terus ditingkatkan.

Wako dan Sekda Dumai Tinjau Pembangunan SPAM, Tahun Depan Air Minum Sudah Mengalir ke Rumah Warga
tribun pekanbaru
Wako Dumai Zulkifli AS meninjau proyek pembangunan SPAM Dumai. Proyek ini akan mengalirkan air minum ke pelanggan mulai tahun 2020 mendatang. 

tribunpekanbaru.com - Untuk memenuhui kebutuhan air minum bagi masyarakat Dumai dan industri, Pemerintah Kota (Pemko) Dumai membangun instalasi air melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Pembangunan ini dilakukan dalam bentuk Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Pembangunan SPAM ini dikerjakan PT Dumai Tirta Persada yang merupakan Badan Usaha Pelaksana (BUP) yang dibentuk oleh Perusahaan Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Adaro Tirta Mandiri.

Melihat progres yang sudah dilaksanakan BUP tersebut, Wali Kota Dumai H Zulkifli AS didampingi Setdako Dumai, Herdi Salioso, Plt Kadis PUPR Zulkarnaen, serta Kabid Cipta Karya Riau, Satria, dan Dirut PDAM Dumai, Selasa (3/12) lalu meninjau pekerjaan yang telah dilaksanakan PT Adhi Karya di Jalan Gatot Subroto, Bukit Timah.

Selain melihat pembangunan yang sudah dilaksanakan seperti kamar mesin serta pekerjaan lain, Wako juga mendapat penjelasan dari manajemen PT Adhi Karya terkait progres yang sudah dilaksanakan serta akan dikerjakan.

Zulkifli AS mengungkapkan, dalam pengerjaan SPAM memang ada keterlambatan yang baru dimulai beberapa bulan ini. Namun demikian, dia optimistis pada tahun 2020 mendatang air minum sudah mengalir sekitar 50 liter/detik. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan peningkatan kapasitas air menjadi 200 liter/detik.

Diterangkan, selain akan melayani kawasan industri di perkotaan dan Kecamatan Dumai Timur, namun lebih memprioritaskan masyarakat. Sebab kebutuhan air minum sangat dibutuhkan, dan sudah lama ditunggu warga dan industri.

"Saya optimistis, dan kabar baiknya, dengan sistem KPBU realisasi air minum bisa trealisasi sebagaimana yang diharapkan kita semua mulai 2020," katanya.

Dengan adanya penambahan debit air sekitar 50 liter/detik, sekaligus bisa menambah pelanggan sekitar 600 sambungan rumah (SR). Pembangunan SPAM dalam paket ini berkapasitas 450 liter per detik, dengan tahapan pertama 1A kapasitas 50 liter per detik untuk melayani kawasan industri kota dan Dumai Timur.

Dilanjutkan tahap 1B kapasitas 200 liter per detik, akan melayani masyarakat Kecamatan Dumai Timur, Dumai Selatan, dan Dumai Kota. Tahap II kapasitas 200 liter per detik untuk melayani kawasan industri Lubuk Gaung.

Diterangkan, lingkup pekerjaan KPBU ini, pekerjaan utama adalah intake sumber air baku diambil dari Sungai Masjid, selanjutnya IPA lokasi di Jalan Bukit Timah, serta reservoir boster berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jalan Simpang Kelakap, dan pipa transmisi serta distribusi memanfaatkan pipa terpasang yang sudah ada dengan menggunakan pipa HDPE.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved