Berita Riau

BNNK Temukan Air Seni Positif Narkoba, Pemkab Pelalawan RiauTargetkan 1.559 Jalani Tes Urine

Dari 1.360 lebih ASN yang telah diperiksa urinenya, Andi Salamon memastikan ada yang positif mengandung narkoba dan jumlahnya juga tidak sedikit.

BNNK Temukan Air Seni Positif Narkoba, Pemkab Pelalawan RiauTargetkan 1.559 Jalani Tes Urine
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
ASN Jalani Test Urine di Riau, Wajib Bagi Seluruh ASN Pemkab Pelalawan, Bupati Ikut Periksakan Urine 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Pemkab Pelalawan menargetkan 1.559 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam program pemeriksaan urine yang berlangsung hingga Jumat (6/12/2019).

Saat ini tes urine masih berjalan. Seperti diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan, AKBP Andi Salamon, tes urine digelar di kantornya.

Sekitar 100 lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) masih ditunggu kedatangannya untuk diperiksa. Terkait penyalahgunaan narkotika dari kandungan urine yang dilihat melalui alat khusus.

Dari 1.360 lebih ASN yang telah diperiksa urinenya, Andi Salamon memastikan ada yang positif mengandung narkoba dan jumlahnya juga tidak sedikit. Namun hal itu belum bisa dipastikan sebagai penyalahgunaan nakotika, perlu dikaji lagi dari hasil yang diterima petugas.

"Jadi kategori yang positif urinenya ada dua, pengguna narkotika dan penyalahguna narkoba. Kita sudah memilahnya," kata Andi Salamon, Kamis (5/12/2019).

Andi Salamon merincikan, untuk kategori pengguna narkoba tentunya akibat mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung narkotika jenis morfin, opium, hingga obat bius.

ASN yang bersangkutan tentunya memakan obat dari dokter yang didalamnya ada narkotika, seperti obat penghilan rasa sakit, antinyeri, dan obat lainnya.

Pastinya penggunaan ini melaui resep dokter atau hasil pemeriksaan terhadap suatu penyakit. Jika urine yang bersangkutan diperiksa akan muncul indikator positif.

Sedangkan penyalahgunaan narkotika, indikator yang muncul menandakan kandungan ampetamine, sabu, ganja, serta ekstasi. Yang bersangkutan ada didata dan diduga kuat sebagai pemakai narkoba secar ilegal serta pelanggaran hukum.

"Nanti akan kita data semuanya hingga hari terakhir. Kemudian diserahkan ke pemda untuk kemudian diproses sesuai aturan di pemerintahan," tukas Andi Salamon.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved