Pekanbaru

Jaksa Rampungkan Proses Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengadaan Video Wall di Diskominfo Pekanbaru

Setelah ini, Jaksa akan menyusun kesimpulan terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi pada tahun 2017 tersebut.

Internet
Ilustrasi 

Jaksa Rampungkan Proses Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengadaan Video Wall di Diskominfo Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jaksa Penyelidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, sudah merampungkan proses penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan video wall di Dinas Komunikasi, Informasi (Diskominfo) Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru.

Dimana, tahapan penyelidikan sudah dilakukan sejak awal November 2019 lalu.

Setelah ini, Jaksa akan menyusun kesimpulan terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi pada tahun 2017 tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan, menuturkan, rampungnya proses penyelidikan ini, setelah Jaksa Penyelidik meyakini bahwa pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) yang dilakukan, dirasa cukup.

"Dalam waktu dekat, Jaksa Penyelidikan akan menyusun kesimpulan dari rangkaian proses penyelidikan yang sudah dilakukan itu. Apakah perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan, atau tidak," katanya.

Hal ini akan didapatkan, setelah dilakukan proses gelar perkara.

Selama proses penyelidikan, Jaksa Penyelidik sudah memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan dan klarifikasi perihal kasus yang tengah diusut itu.

Pengusutan perkara dugaan korupsi pengadaan video wall ini, dilakukan pihak Kejati Riau, berdasarkan laporan yang diterima.

Disinyalir, ada penggelembungan harga atau mark up dalam kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2017 lalu itu.

Menanggapi laporan itu, Kejati Riau kemudian menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlid) dengan Nomor : PRINT-11/L.4/Fd.1/10/2019. Surat itu ditandatangani oleh Kepala Kejati (Kajati) Riau Uung Abdul Syakur pada 30 Oktober 2019.

Dari informasi yang dihimpun, pengadaan video wall itu bertujuan untuk mengusung visi Kota Pekanbaru sebagai Smart City. Anggaran dialokasikan dalan APBD Pekanbaru 2017 sebesar Rp4,4 miliar lebih.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved