Berita Riau

Kasus Karhutla di Riau, Jaksa Limpahkan Perkara PT SSS ke Pengadilan, Majelis Hakim sudah Ditunjuk

Kasus Karhutla di Riau segera disidangkan, jaksa dari Kejari Pelalawan limpahkan perkara PT SSS ke Pengadilan Negeri Pelalawan, dan majelis hakim

Kasus Karhutla di Riau, Jaksa Limpahkan Perkara PT SSS ke Pengadilan, Majelis Hakim sudah Ditunjuk
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Kasus Karhutla di Riau, Jaksa Limpahkan Perkara PT SSS ke Pengadilan, Majelis Hakim sudah Ditunjuk 

Kasus Karhutla di Riau, Jaksa Limpahkan Perkara PT SSS ke Pengadilan, Majelis Hakim sudah Ditunjuk

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kasus Karhutla di Riau segera disidangkan, jaksa dari Kejari Pelalawan limpahkan perkara PT SSS ke Pengadilan Negeri Pelalawan, dan majelis hakim sudah ditunjuk.

Kasus Karhutla di Riau yang melibatkan PT SSS merupakan satu di antara kasus Karhutla di Riau yang segera disidangkan di pengadilan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Riau secara resmi melimpahkan pekara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menjerat PT Sumber Sawit Sejahterah (SSS) ke Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan pada Kamis (5/12/2019).

Berkas dakwaan kasus Karhutla PT SSS dikirimkan ke pengadilan untuk disidangkan, setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan merampungkan surat dakwaan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Perkara Karhutl tersebut dalam waktu dekat akan disidangkan oleh majleis hakim pengadilan.

"Sekarang kita menunggu penetapan hari persidangan dari pengadilan negeri Pelalawan, untuk dilakukan proses persidangan," kata Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (6/12/2019).

Kajari Nophy menyebutkan, pihaknya melimpahkan dua berkas perkara menyangkut kasus Karhutla PT SSS.

Satu perkara menjerat korporasi sebagai tersangka yang diwakili Direktur Utama (Dirut) Eben Ezer dan satu lagi terdakwa perseorangan atas nama Alwi Omni Harahap yang menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Estate Manager perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.

Tersangka Alwi Omni Harahap dilakukan penahanan sejak pelimpahan tahap ll bulan lalu, kepentingan memudahkan persidangan nanti.

Nophy menjelaskan, JPU yang menangani perkara dalam persidangan nanti merupakan tim yang dibentuk antara Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dengan Kejari Pelalawan.

Halaman
1234
Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved