Perdagangan Kulit Harimau

Sindikat Perdagangan Kulit Harimau Sumatera di Riau Ditangkap, Tulang Harimau Dijual Rp 17 Juta

Para pelaku sindikat perdagangan kulit harimau di Riau menjual tulang harimau ke pembeli dari Solok, Sumatera Barat seharga Rp 17 juta

Sindikat Perdagangan Kulit Harimau Sumatera di Riau Ditangkap, Tulang Harimau Dijual Rp 17 Juta
tribunpekanbaru.com
Tiga orang pelaku perburuan Harimau Sumatera berhasil diamankan Tim gabungan, Sabtu (7/12). 4 Janin harimau sumatera ikut diamankan 

Sindikat Perdagangan Kulit Harimau Sumatera di Riau Ditangkap, Jual Tulang Harimau Seharga Rp 17 Juta 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tim gabungan Intel Polhut Pasopati, Siber Patrol Ditjen Gakkum KLHK serta Badan Intelijen dan Keamanan Polri, menangkap 5 orang pelaku sindikat Perdagangan Kulit Harimau, Sabtu (7/12/2019) pagi.

Penangkapan 5 pelaku sindikat Perdagangan Kulit Harimau tersebut dibenarkan oleh Alfian Hardiman selaku Kepala Seksi Wilayah II Balai Gakkum Sumatera Kementerian LHK.

"Ya, sindikat Perdagangan Kulit Harimau ditangkap oleh tim gabungan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.," sebutnya.

Dari tangan pelaku, tambah Alfian, aparat mengamankan kulit harimau dan 4 janin harimau.

Barang bukti tersebut disimpan pelaku di rumah mereka di Desa Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan dan di Kelurahan Pangkalan Lesung, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan.

Para pelaku tersebut berinisial MY, SS, E (istri pelaku MY) serta SS dan TS.

iga orang pelaku perburuan Harimau Sumatera berhasil diamankan Tim gabungan yang terdiri dari Intel Polhut Pasopati, Siber Patrol Ditjen Gakkum KLHK serta Badan Intelijen dan Keamanan Polri, Sabtu (7/12).
Tiga orang pelaku perburuan Harimau Sumatera berhasil diamankan Tim gabungan yang terdiri dari Intel Polhut Pasopati, Siber Patrol Ditjen Gakkum KLHK serta Badan Intelijen dan Keamanan Polri, Sabtu (7/12). (tribunpekanbaru.com)

Menurut Kepala Seksi Badan Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPLHK) Wilayah Sumatera Eduard Hutapea, berdasarkan keterangan dari pelaku,

Tulang-tulang harimau sumatera tersebut telah dijual ke seorang pembeli di Solok dengan harga Rp 17 juta.

Sedangkan, kulit harimau tersebut belum terjual karena belum didapatkannya pembeli yang cocok dengan harga yang pas.

Halaman
12
Penulis: Dodi Vladimir
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved