Dispora Riau Cari Waktu yang Pas untuk Bagikan Bonus Akhir Tahun kepada Atlet Berprestasi

Dispora Riau akan membagikan bonus akhir tahun kepada atlet dan pelatih yang berprestasi di sepanjang tahun 2019.

Dispora Riau Cari Waktu yang Pas untuk Bagikan Bonus Akhir Tahun kepada Atlet Berprestasi
tribun pekanbaru
Kepala Dispora Riau, Doni Aprialdi, saat meninjau Stadion Utama Riau bersama Komisi V DPRD Riau, Kamis (5/12) lalu. 

tribunpekanbaru.com - Dispora Riau kembali akan membagikan uang jasa prestasi atau bonus akhir tahun kepada atlet-atlet binaan Dispora Riau, yang berprestasi di sepanjang 2019 ini. Pemberian bonus akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kepala Dispora Riau, Doni Aprialdi, Minggu (8/12) mengatakan, pihaknya akan mencari waktu yang pas untuk menyerahkan bonus tersebut kepada atlet dan pelatih berprestasi.

"Sekarang sedang kita susun berapa jumlah atlet dan pelatih. Termasuk besaran bonus yang diberikan, akan kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," kata Doni kepada Tribun.

Namun Doni belum menjelaskan, penerima bonus tersebut diberikan kepada atlet peraih medali di kejuaraan apa saja. Yang jelas, atlet yang tampil di Popnas di Jakarta lalu dipastikan akan mendapatkan bonus.

Sekadar diketahui, kontingen Riau pada Popnas XV 2019 di Jakarta yang berakhir 24 November lalu, harus puas finis di peringkat 13 klasemen akhir perolehan medali. Prestasi tersebut diraih setelah membawa 19 medali, terdiri dari 3 emas, 8 perak, dan 8 perunggu.

Dari 13 cabor yang diikuti, hanya 3 cabor yang meraih medali emas. Selebihnya hanya meraih perak dan perunggu. Bahkan 5 cabor nihil medali. "Untuk atlet Popnas ada bonusnya," sebut Doni.

Sebagai gambaran, tahun 2018 lalu Dispora Riau mengucurkan bonus Rp184 juta kepada atlet PPLP yang berprestasi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Atlet penerima bonus saat itu berjumlah 77 atlet dari 19 cabor yang ada di PPLP Riau. dari jumlah itu, peraih emas ada 16 atlet, perak 30 atlet, dan perunggu 31 atlet.

Untuk cabor perorangan, satu emas saat itu dihargai Rp4,5 juta, satu perak Rp2,5 juta, dan perunggu Rp1,2 juta. "Kemudian pelatih juga diberikan bonus, besarnya setengah dari yang diterima atlet," katanya. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved