HIV AIDS di Riau

HIV AIDS di Riau, ODHA Jangan Dikucilkan, Tapi Dirangkul dan Diajak untuk Akses Layanan Kesehatan

HIV AIDS di Riau. Tak dipungkiri, banyak masyarakat yang menganggap penyakit tersebut menakutkan hingga mengucilkan penderitanya.

HIV AIDS di Riau, ODHA Jangan Dikucilkan, Tapi Dirangkul dan Diajak untuk Akses Layanan Kesehatan
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Sejumlah mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi ilmu kesehatan melakukan aksi damai dalam rangka Hari AIDS se Dunia di area car free day Jalan Dipenogoro, Pekanbaru, Minggu (6/12/2015). Meski peringatan hari AIDS sudah lewat, namun para mahasiswa masih terus mengkampanyekan perilaku atau cara hidup sehat untuk mencegah penularan penyakit menular tersebut. TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY. 

HIV AIDS di Riau, ODHA Jangan Dikucilkan, Tapi Dirangkul dan Diajak untuk Akses Layanan Kesehatan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kasus HIV AIDS di Riau memang menjadi keprihatinan. 

Tak dipungkiri, HIV AIDS di Riau, banyak masyarakat yang menganggap penyakit tersebut menakutkan hingga mengucilkan penderitanya.

Padahal Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) juga memiliki hak untuk hidup.

Di Pekanbaru, kasus HIV AIDS juga mendapat perhatian

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi telah mengajak masyarakat agar tidak mengucilkan para ODHA ini.

Menurutnya mereka seharusnya dirangkul agar bisa tetap menjalani kesehariannya. 

Hal itu disampaikannya dalam imbauan bulan lalu.

"Maka kita rangkul, agar kembali ke jalan yang benar. Jangan dikucilkan, mereka kita ajak untuk akses layanan kesehatan," jelas Ayat usai membuka Sosialisasi HIV/AIDS dan Narkoba bagi karyawan di lingkungan PT Angkasa Pura II Pekanbaru bulan lalu, Selasa (12/11/2019).

Ayat menyebut bahwa para ODHA harus mendapat dukungan dari orang sekitarnya. Mereka diajak untuk menjauhi hal yang rentan penularan HIV/AIDS.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved