HIV AIDS di Riau

HIV AIDS di Riau, Wawancara Khusus Ketua KPA Kota Ayat Cahyadi Ungkap Bak Gunung Es di Pekanbaru

Penderita HIV AIDS di Riau, khususnya Kota Pekanbaru menjadi yang tertinggi di Riau.

HIV AIDS di Riau, Wawancara Khusus Ketua KPA Kota Ayat Cahyadi Ungkap Bak Gunung Es di Pekanbaru
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Peringatan Hari AIDS se Dunia digelar di kawasan car free day, Jalan Dipenogoro Pekanbaru, Minggu (4/12/2016). Acara yang digelar Ikatan Pemuda Mahasiswa Kesehatan Riau (IPM-KesRi) dan seluruh BEM institusi kesehatan tersebut diisi dengan berbagai edukasi tentang cara hidup sehat agar terhindar dari penyakit menular AIDS. Selain itu, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk ikut serta membubuhkan cap tangan sebagai bentuk dukungan stop HIV/AIDS. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

HIV AIDS di Riau, Wawancara Khusus Ketua KPA Kota Ayat Cahyadi Ungkap Bak Gunung Es di Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kota Pekanbaru menjadi yang tertinggi di Riau.

Periode Januari sampai Oktober 2019 saja, ditemukan 260 kasus HIV AIDS.

Mirisnya lagi, faktor risiko penularan tertinggi berasal dari hubungan Lelaki Seks Lelaki (LSL) atau gay.

Jumlahnya mencapai 135 kasus, separuh dari total temuan di 2019.

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi yang juga Wakil Wali kota Pekanbaru menyebut kasus HIV AIDS bak gunung es.

Ia meyakini jumlah kasus HIV AIDS jauh lebih banyak dibanding data yang dimiliki saat ini.

Berikut wawancara dengan Ayat Cahyadi pekan lalu:

T : Di Riau tingkat kasus HIV/AIDS terbanyak di Pekanbaru, tanggapan Anda?

A : Karena Pekanbaru adalah kota transit, kota berkembang. Pekanbaru pusat keramaian dan pusat hiburan, sehingga potensi kerawanan penyebaran HIV/AIDS masih ada.

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved