Tim Gabungan Kota Dumai Razia Tempat Hiburan Malam Ilegal, Temukan Kamar dan Perangkat Karaoke

Tim gabungan di Dumai menggelar razia ke beberapa tempat hiburan malam ilegal. Razia ini salah satunya untuk menekan peredaran HIV/AIDS.

Tim Gabungan Kota Dumai Razia Tempat Hiburan Malam Ilegal, Temukan Kamar dan Perangkat Karaoke
tribun pekanbaru
Petugas gabungan di Kota Dumai menggelar razia ke tempat hiburan malam dan karaoke liar di beberapa tempat, Sabtu (7/12) malam sampai Minggu (8/12) dinihari. 

tribunpekanbaru.com - Tim gabungan di Kota Dumai menggelar razia ke tempat hiburan malam pada Sabtu (7/12) malam lalu. Kegiatan ini salah satu tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Dumai, sekaligus menekan angka penyebaran penyakit HIV/AIDS di Dumai.

Tim gabungan tersebut terdiri dari Satpol PP Dumai, TNI, Polri, Camat Dumai Timur, dan Lurah. Tim gabungan melakukan razia di sejumlah tempat karaoke liar yang ada di Bagan Besar, tepatnya di Ampang-ampang, Sabtu (7/12) malam sampai Minggu (8/12) dinihari.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan dua tempat karaoke remang-remang yang sedang beroperasi, dan juga ditemukan wanita pemandu lagu atau LC.

Petugas kemudian memeriksa identitas wanita para pemandu lagu tersebut, dan melakukan pendataan terhadap pemilik karaoke remang-remang.

Karaoke remang-remang atau liar tersebut berada di Ampang-ampang, Kecamatan Dumai Timur, dan disinyalir sudah lama beroperasi serta meresahkan masyarakat setempat.

Kepala Satpol PP Kota Dumai, Bambang Wardoyo mengungkapkan, razia ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mulai resah dengan keberadaan warung remang-remang atau karaoke liar di wilayah tersebut.

"Kita awalnya mendapatkan laporan dari masyarakat. Kemudian kita bersama Polri, TNI, dan LPMK serta Pak Camat langsung bergerak untuk melakukan penertiban," sebutnya Minggu (8/12).

Selain di kawasan Ampang-ampang, petugas juga melakukan razia ke tempat karaoke liar di Pasar Bundaran. Dari razia di Pasar Bundaran ini, petugas mendapati sebuah bangunan semi permanen yang di dalamnya ternyata menyediakan karaoke.

Menurut Bambang, di tempat karaoke milik salah satu warga itu di dalamnya juga didapati beberapa bilik dalam keadaan gelap. Di situ petugas juga mendapati satu orang perempuan yang diduga menjadi pemandu lagu.

"Dari karaoke di terminal Barang Bukit Jin, juga ditemukan tiga pemandu lagu yang sedang menemani pelanggan yang lagi minum, yang kemudian kita beri teguran," jelas Bambang.

Diterangkan, petugas Satpol PP Dumai telah melakukan pendataan para pemilik karaoke liar tersebut untuk proses lebih lanjut.

"Mereka kita dipanggil hari Senin ini untuk pemeriksaan terkait dengan kegiatan mereka. Dan memang ada dua di antara pemilik tidak memiliki KTP," tuturnya.

Bambang menambahkan, razia ini juga sekaligus untuk menekan penularan penyakit HIV/AIDS di Kota Dumai. Karena tak bisa dipungkiri, penularan penyakit yang belum ada obatnya itu lebih banyak di tempat hiburan malam dan karaoke liar.

"Mudah mudahan dengan adanya razia ini bisa ikut menekan penularan penyakit berbahaya tersebut," ujarnya lagi. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved