Alkama, Pria Tua di Inhil Tinggal di Rumah Tak Layak Huni yang Tergenang Air Pasang

Alkama merupakan orang pertama yang tinggal di Jalan Abdul Manaf, Tembilahan, Inhil. Kini dia seorang diri dan rumahnya sangat tak layak huni.

Alkama, Pria Tua di Inhil Tinggal di Rumah Tak Layak Huni yang Tergenang Air Pasang
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli
Kakek Alkama dan gubuk tempat tinggal yang sangat memprihatinkan. 

tribunpekanbaru.com - Hari tua yang seharusnya dihabiskan dengan tenang bersama keluarga tercinta, tidak berlaku bagi Alkamah. Di usia senjanya, Alkama harus tinggal di sebuah gubuk kayu tidak layak huni, sudah yang hancur berantakan dan dipenuhi dengan genangan air pasang.

Di gubuk inilah kakek Alkama menghabiskan hari–harinya seorang diri pascabercerai dari sang isteri sejak beberapa tahun silam.

“Iya, sudah lama bercerai. Hampir semua keluarga juga sudah meninggal dunia,” ujarnya dengan nada yang pelan saat dikunjungi Tribun Pekanbaru bersama awak media yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Inhil, di Jalan Abdul Manaf, Tembilahan, akhir pekan lalu.

Menurut Alkama, dirinya merupakan orang yang pertama kali tinggal di daerah tempat tinggalnya tersebut, yaitu di Jalan Abdul Manaf, Tembilahan.

“Sudah tinggal di gubuk ini dari zaman Belanda, dan saya orang yang pertama tinggal di wilayah sini,” tutur Alkama yang duduk di sebuah kursi lapuk di dalam rumahnya.

Tidak banyak informasi yang bisa didapat dari Alkama, mengingat usianya diperkirakan berusia sekitar 70 tahun dan membuatnya sudah mulai sulit berkomunikasi. Beruntung, masih ada kerabatnya yang mengantarkan makanan untuknya sehari-hari.

Dengan kondisi seperti ini, diharapkan adanya bantuan dari pihak-pihak yang perduli. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved